Miras Oplosan Maut di Cakung Dijual Rp15 ribu

Arga sumantri    •    Senin, 28 Nov 2016 18:48 WIB
miras oplosan
Miras Oplosan Maut di Cakung Dijual Rp15 ribu
Miras oplosan Mlati. Foto: MI/Agus Utantoro

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi telah menangkap NN dalam kasus minuman keras (miras) oplosan maut di Cakung, Jakarta Timur. Perempuan 40 tahun itu adalah peracik miras oplosan yang menewaskan sepuluh orang.

Kapolsek Cakung Kompol Sukatma menyatakan, NN mengaku sudah tiga bulan lebih melancarkan aksinya. Dia bekerja sama dengan UDN dan CM buat memasarkan miras oplosan. Pasangan suami istri itu kini jadi buron polisi.

Miras oplosan buatan NN biasa dijual seharga Rp15 ribu. Lokasi penjualan miras oplosan NN di seputar Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.

"Dari pengakuan NN, mereka ini bekerja sama," kata Sukatma saat dikonfirmasi, Senin (28/11/2016).

NN dan UDN sudah menjual sekitar 60 botol. Masih ada sekitar 60 botol lagi yang disita. Aparat kepolisian hanya menyita dua botol untuk dijadikan barang bukti.

Grafik Miras oplosan. Foto: Dok/Media Indonesia

Diketahui, sebanyak 14 orang di Cakung Jakarta Timur pesta miras oplosan pada 24 November sekira pukul 16.00 WIB. Esok harinya, mereka mengeluh sakit lalu meninggal.

Mulanya, hanya enam orang yang dilaporkan tewas akibat menenggak miras oplosan. Belakangan, jumlah korban tewas bertambah menjadi sepuluh orang. Empat orang lainnya selamat, tiga di antaranya jadi saksi.

Polisi sudah mencokok NN, peracik miras oplosan maut itu. Polisi tengah memburu tiga rekan NN lainnya.

NN dijerat dengan Pasal 204 KUHP tentang Penjualan Barang Berbahaya dan atau Pasal 300 KUHP tentang Menjual Minuman yang Memabukan. Pasal serupa bakal disangkakan kepada tiga orang yang buron.

Ancaman hukuman atas pelanggaran Pasal itu sebenarnya 15 tahun penjara. Jika korban meninggal, ancaman hukuman jadi 20 tahun atau seumur hidup.


(MBM)