800 Ribu Warga DKI Jakarta belum Ber-KTP Elektronik

Faisal Abdalla    •    Kamis, 14 Sep 2017 19:04 WIB
pelayanan e-ktpe-ktp
800 Ribu Warga DKI Jakarta belum Ber-KTP Elektronik
Ilustrasi--- E KTP. Petugas kelurahan menyortir E KTP di Kantor Kelurahan, Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta, Selasa (4/9). Kartau Tanda Penduduk Elektronik (E KTP)-- ANTARA/Ujang Zaelani

Metrotvnews.com, Jakarta: Penuntasan program Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) mengalami banyak kendala. Salah satunya karena banyak masyarakat yang tak menjaga dengan baik KTP-el.

"Banyak juga yang sudah punya, tapi mengajukan lagi karena alasan hilang atau rusak. Itu juga jadi faktor penghambat penuntasan prorgam ini," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta, Edison Sianturi saat dihubungi Metrotvnews.com, Kamis 14 September 2017.

Edison juga mengatakan masih banyak masyarakat yang meminta pencetakan ulang KTP-el. Mereka menggunakan blanko lama. "Saya sudah ingatkan berkali-kali kepada masyarakat, meskipun di blanko yang lama masih ada tanggal masa berlakunya, tapi KTP-El nya itu tetap berlaku seumur hidup sesuai dengan UU No. 24 tahun 2013," tegas Edison.

Baca: Distribusi KTP-el Terhambat karena Miskomunikasi

Pada blanko KTP-El yang lama, masih terdapat keterangan tanggal masa berlaku. Sedangkan pada blanko yang baru, sudah tertera keterangan berlaku seumur hidup.

Untuk itu, Edison meminta kepada masyarakat yang memegang KTP-El dengan blanko lama, tidak perlu lagi mendatangi kelurahan untuk mencetak yang baru. "Karena ketersediaan blanko itu terbatas. Saya mohon masyarakat yang sudah pegang KTP-El mengerti ini, karena masih banyak masyarakat lain yang belum dapat," tegas Edison.

Hingga saat ini, Edison mengatakan masih ada sekitar 800 ribu penduduk DKI Jakarta yang belum memiliki KTP-El. Meski begitu, Edison mengatakan proses perekaman data  penduduk sudah hampir rampung seluruhnya, "Sudah 98 persen data penduduk yang diverifikasi, selanjutnya sudah bisa dicetak," pungkas Edison.


(YDH)