Pemprov DKI Masih Tunggu Evaluasi APBD 2018

Faisal Abdalla    •    Selasa, 05 Dec 2017 10:38 WIB
apbd dki 2018
Pemprov DKI Masih Tunggu Evaluasi APBD 2018
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno - MTVN/Faisal Abdalla.

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menunggu hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD) 2018. Pemprov DKI berharap APBD yang sudah disahkan bersama dengan DPRD DKI sejalan dengan program-program pemerintah pusat. 

"Kita masih menunggu. Prinsipnya kita mendukung Kemendagri untuk melihat kembali secara detail APBD yang sudah disahkan oleh DPRD kemarin. Itu memang kewenangan Kemendagri. Kita sangat support," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa, 5 Desember 2017. 

Sandi menegaskan APBD 2018 yang disusun oleh Pemprov DKI dirancang untuk menumbuhkan lapangan pekerjaan. Dia berharap Kemendagri turut mendukung program tersebut. 

"Mudah-mudahan visi kita untuk menciptakan lapangan kerja bisa terlaksana. Tadi pagi saya ke sini keluhannya adalah lapangan kerja yang sulit dicapai. Itu bisa kita fokuskan dalam anggaran ini ke depannya," ujar Sandi. 

Sandi menyebut APBD 2018 disusun juga untuk meningkatkan pelayanan publik. Khususnya masyarakat menengah ke bawah. 

"Pelayanan publik untuk yang termarjinalkan juga sangat kental di anggaran kita ini. Kita harapkan nanti review dari Kemendagri itu bisa selaras dengan program-program dari pemerintah pusat," tukas dia. 

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan pihaknya sudah menerima APBD DKI Jakarta 2018. Ia mengatakan sejauh ini pihaknya belum menemukan poin dalam anggaran itu yang dapat mengganggu program nasional. 

"Saya lihat perubahan itu tidak ada yang menghambat dan mengubah program strategis nasional," kata Tjahjo. 
 


(REN)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

6 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA