Dishub DKI Cari Formulasi Baru Tata Kawasan Thamrin

Faisal Abdalla    •    Rabu, 10 Jan 2018 18:23 WIB
pembatasan sepeda motor
Dishub DKI Cari Formulasi Baru Tata Kawasan Thamrin
Rambu kawasan pembatasan lalu lintas sepeda motor terpasang di Jalan Thamrin, Jakarta. Foto: MI/Arya Manggala.

Jakarta: Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Andri Yansyah mengatakan saat ini pihaknya tengah menyusun kajian terkait penataan ulang kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Lokasi yang tadinya steril dari sepeda motor. 

Sepeda motor kini kembali berhak melewati Jalan MH Thamrin. Hal ini dampak dari putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Sepeda Motor. 

"Sesuai hasil rapat, saya diperintahkan membuat kajian untuk penataan kawasan Thamrin. Tadi sudah banyak usulan," kata Andri di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu, 10 Januari 2018. 

Meski begitu, Andri masih enggan membocorkan usulan apa saja yang ia maksud. Namun, ia memastikan kajian penataan kawasan Thamrin akan mengakomodasi masukan dari berbagai pihak. 

"Hasil usulan belum bisa diberi tahu. Tetapi usulan ini kita kombinasikan juga dari hasil focus group discussion tadi," tukas Andri.

Baca: Hakim MA Disayangkan tak Pertimbangkan UU LLAJ

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra sempat menyarankan penerapan ganjil-genap bagi sepeda motor di MH Thamrin. Andri belum bisa memastikan apakah usulan itu bisa diakomodasi. 

Dia mengatakan semua usulan akan dilaporkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Setelah disetujui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI segera menerbitkan aturan baru terkait pencabutan Pergub DKI Nomor 195 Tahun 2014. 

"Akan kita paparkan kepada Gubernur, semua usulan kita sampaikan. Nanti usulan itu harus dikuatkan dengan data. Setelah itu, diputuskan pergub pencabutan sekaligus pemberlakuan formulasi baru tadi," tukas Andri. 




(OGI)