Warga Taman Kota Diprioritaskan Huni Rusunawa Rawa Buaya

Muhammad Al Hasan    •    Sabtu, 14 Apr 2018 18:59 WIB
kebakaran
Warga Taman Kota Diprioritaskan Huni Rusunawa Rawa Buaya
Rusun Rawa Buaya. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia.

Jakarta: Warga korban kebakaran di Taman Kota Blok A1 Kembangan, Jakarta Barat diharapkan mau pindah ke rumah susun sewa (rusunawa) Rawa Buaya. Pelaksana harian (Plh) Kepala Suku Dinas Perumahan Jakarta Barat Yaya Mulyarso memastikan, warga Taman Kota bakal mendapat prioritas menghuni rusunawa.

"Kalau ada kejadian kebakaran atau penertiban kayak kemarin, ini jadi melewati yang waiting list," kata Yaya kepada Medcom.id, Sabtu, 14 April 2018.

Yaya menyebut, Wali Kota Jakarta Barat menginisiasi pemilihan rusunawa Rawa Buaya  sebagai opsi pengganti rumah warga yang hangus akibat kebakaran pada 29 Maret lalu. Alasannya, jarak rusunawa dekat dari Taman Kota.

Baca: Relokasi Warga Taman Kota Menunggu Pergub Anies

Ia menjamin bahwa unit rusunawa Rawa Buaya mampu menampung 132 kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran. "Mencukupi, kalo unitnya sendiri mencukupi," kata pria yang juga menjabat Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta Selatan itu.

Sejauh ini, kata Yaya, belum ada satu pun warga Taman Kota yang mendaftar jadi penghuni di rusunawa Rawa Buaya. Padahal, menurut dia, pemerintah sudah memberi kemudahan.

Rusunawa Rawa Buaya merupakan proyek untuk hunian dan lokasi binaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kini, sudah dua tower siap huni, dan tiga tower lainnya sedang tahap pembangunan.

Baca: Warga Taman Kota Menolak Direlokasi

Unit di Rusun Rawabuaya memiliki tipe 36 dengan dua kamar, satu ruang tamu, satu dapur, dan satu kamar mandi. Ada juga fasilitas lift untuk menunjang mobilitas penghuni.

Lantai satu dan dua diperuntukan bagi lapak pedagang. Lantai tiga, terdapat sejumlah unit rukan yang masih kosong. 

Rusunawa Rawa Buaya berlokasi 3,6 kilometer, atau sekitar enam menit perjalanan
menggunakan kendaraan bermotor dari lokasi kebakaran Taman Kota.


(AGA)