Bunga OK OCE Tinggi karena Perjanjian Bisnis

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 09 Jan 2018 19:27 WIB
ok oce
Bunga OK OCE Tinggi karena Perjanjian Bisnis
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno - ANT/Reno Esnir

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tak mau mencampuri urusan bunga kredit yang diberikan Bank DKI kepada calon debitur pada program One Kecamatan One Center Enterpreneurship (OK OCE). Menurut dia, hitung-hitungan bunga adalah urusan swasta.

"Mengenai tingkat suku bunga itu B2B (bussiness to bussiness) karena kita hanya memfasilitasi," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Januati 2018.

Sandi menekankan angka 13 persen bunga yang diberikan oleh Bank DKI bukan angka mutlak. Masih ada swasta lain yang mungkin bisa memberikan suku bunga lebih murah.

"Ada beberapa institusi perbankan dan pembiayaan yang memberikan lebih rendah dari 13 persen. Jadi, itu nanti siapa yang akan lebih kompetitif," terang Sandi.

Baca: Bunga Bantuan Modal Peserta OK OCE Mencekik

Sandi memastikan, masyarakat akan mampu memilih bank yang memiliki daya saing tinggi. 

Bantuan modal dengan bunga 13 persen untuk peserta OK OCE dinilai terlalu besar. Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Nur Afni Sajim menilai, modal dengan bunga sebesar itu bisa menghambat bisnis peserta.

"Masa lebih murah bunga dari bank lain. Artha Graha saja cuma 7%. Masa Pemprov 13%," kata Afni di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.



(AZF)

KPK Periksa Chairuman Harahap untuk Tersangka Anang Sugiana

KPK Periksa Chairuman Harahap untuk Tersangka Anang Sugiana

1 hour Ago

KPK hingga saat ini terus mengusut terkait kasus korupsi pengadaan proyek KTP-el. Sejumlah…

BERITA LAINNYA