Warga Sebut Rusun Tambora Sering Digrebek BNN

M Sholahadhin Azhar    •    Kamis, 21 Dec 2017 04:26 WIB
rusunawanarkotikarusun
Warga Sebut Rusun Tambora Sering Digrebek BNN
Suasana salah satu Rusun di Ibu Kota/Medcom.id/M Sholahadhin Azhar

Jakarta: Rusunawa Tambora, Jakarta Barat kerap disambangi Badan Narkotika Nasional (BNN). Warga rusun setempat. Abidin menyebut 4 bangunan rusunawa di sana menjadi target operasi (TO).

"Iya sering, karena memang kawasan rawan. Banyak yang kena juga," katanya kepada Medcom.id di lokasi, Rabu, 20 Desember 2017.

Ia mencatat dalam setahun terakhir, beberapa kali ada penggerebekan. Abidin tak hapal jumlah pastinya, yang ia ingat pada November dan awal Desember lalu. Dua orang ditangkap saat November dan terakhir satu orang terjading pada 6 Desember 2017.

"Semuanya kejadian di Rusun 3, yang sekarang jadi tower itu," katanya.

Medcom.id mencoba mengkonfirmasi sistem pengawasan di Rusunawa 3 Tambora. Namun tak ada satu orang pun yang berkenan memberi keterangan.

Pantauan Medcom.id, ada portal yang dijaga seorang satpam di depan rusun 3. Semua yang keluar masuk rusun terpantau oleh penjaga gerbang. Pengelola menyebut penjagaan lebih ketat sejak giat BNN beberapa waktu lalu.

"Kita enggak mau kecolongan lagi, semua orang keluar masuk dipantau. Kalau tidak dikenal ya ditanya sama satpam," kata staff pengelola yang tak mau disebut namanya.

Baca juga: Bandar Narkotika Menyusup ke 12 Rusun di Jakarta

Adapun Sahroni, petugas pengamanan di Rusun 3 menyatakan faktor pengawasan sudah maksimal. Ia mengaku mencatat semua aktifitas di pintu portal. "Kalau ada yang mencurigakan, saya lapor," ujar dia.

Seperti diketahui, BNPP menetapkan 12 Rusun di Jakarta berpotensi rawan narkoba. Selain Tambora, rusunawa Flamboyan dan Marunda masuk daftar pantau BNN. 

Sebelumnya, rusun di Ibu Kota disebut menjadi salah satu tempat persembunyian bandar narkotika. Setidaknya ada 12 rusun yang terbukti menjadi tempat peredaran narkotika.
 
Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta, Brigjen Johny Pol Latupeirissa mengatakan, salah satunya rusun Marunda, Jakarta Utara. Untuk melacak penguna dan pengedar barang haram itu, BNN melakukan operasi Bersinar dan tes urine.
 
"Selain Marunda, ada rusun Jatinegara, Jakarta Timur, Rusun Tambora, dan Flamboyan. Selebihnya saya enggak hafal," kata Jhony, Selasa, 19 Desember 2017.


(CIT)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

20 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA