PKS Lobi Gerindra untuk Kursi Wagub DKI

M Sholahadhin Azhar    •    Senin, 20 Aug 2018 11:37 WIB
Pengganti Sandiaga Uno
PKS Lobi Gerindra untuk Kursi Wagub DKI
Direktur Pencapresan DPP PKS Suhud Aliyudin--Medcom.id/Nur Azizah.

Jakarta: PKS mengaku tengah melobi Gerindra agar kadernya dapat duduk di kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Lobi ini agar PKS bisa mengusulkan nama.

"Kita pendekatan ke Gerindra supaya diberikan peluang yang besar pada PKS untuk usulkan nama," kata Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynudin saat dihubungi, Senin, 20 Agustus 2018.

Meski melakukan lobi, kata dia, pihaknya harus mempertimbangkan banyak aspek. Misalnya kondisi di lapangan, baik dinamika politik dan faktor lainnya.

Dengan demikian, PKS masih belum memprediksikan apakah Gerindra memberikan keleluasaan atau tidak. Terlebih, imbuhnya, Gerindra juga mengajukan Wakil DPRD DKI M Taufik sebagai kandidat.

"Tidak sepenuhnya bisa diprediksi sesuai keinginan PKS karena Gerindra punya calon. Denger-denger Pak Taufik juga mau maju (gantikan Wagub) kan," sebut Suhud.

Baca: PKS Minta Jatah Kursi Wagub DKI

Di sisi lain, ia menyebut pihaknya juga melakukan lobi dengan partai lain di DKI. Pun demikian, Suhud enggan membeberkan pendekatan macam apa dan dengan partai mana. Prinsipnya, PKS mendekat ke partai lain supaya bisa memilih figur yang dicalonkan PKS.

"Begitu juga dengan Gerindra, kita berharap (wagub) bisa menjadi milik PKS. Tapi kan politik enggak bisa seperti itu," ucap Suhud.

Prinsipnya, ia menyebut PKS akan patuh pada mekanisme yang berlaku. Saat ini, DPRD DKI tengah menyiapkan paripurna untuk Sandiaga Uno yang mundur dari jabatan Wakil Gubernur DKI.

Baru setelahnya, Badan Musyawarah DPRD akan mengagendakan paripurna menentukan pengganti Sandiaga. "Kita menyerahkan pada mekanisme yang berjalan. Intinya begitu," terang Suhud.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut nama wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno bakal diusulkan oleh PKS. Menurutnya, hal ini sesuai kesepakatan antara PKS dengan Partai Gerindra. "Setahu saya sudah ada kesepakatan antara Gerindra dan PKS bahwa yang mengusulkan nanti PKS," kata Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Agustus 2018.


(YDH)