Buruh Satu Misi dengan GNPF MUI dalam Aksi 2 Desember

Arga sumantri    •    Selasa, 29 Nov 2016 13:13 WIB
unjuk rasa
Buruh Satu Misi dengan GNPF MUI dalam Aksi 2 Desember
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal bersama Prabowo Subianto. Foto: Antara/Widodo S. Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bakal turun ke jalan pada 2 Desember. Mereka menyebut punya misi yang sama dengan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI). Penjarakan Ahok.
 
Ketua KSPI Said Iqbal mengatakan, kaum buruh bakal menyuarakan agar Basuki 'Ahok' Tajahaja Purnama, tersangka kasus penistaan agama, dipenjara.
 
"KSPI meminta Ahok dipenjara. Ini simbol dari orang yang berkuasa dan ada yang melindungi sehingga tidak tersentuh hukum," kata Said di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).
 
Said membantah KSPI hanya ikut-ikutan dalam aksi 2 Desember nanti. Dia menyebut seruan buat memproses hukum Ahok sudah disuarakan buruh sejak turun ke jalan saat hari buruh sedunia (Mayday).
 
"Tiga kali aksi di KPK tangkap ahok. Isu buruh juga soal lingkungan, misal reklamasi. Itu membuat nelayan miskin," ujar Said.
 
Said menilai Ahok seperti kebal hukum. Menurut Said, Ahok mestinya sudah dijerat hukum. "BPK bilang ada kerugian tapi Ahok tidak tersentuh," kata Said.
 
Said memastikan lebih dari 100 ribu buruh turun ke jalan pada 2 Desember. Tapi, mereka tidak bakal gabung dengan massa GNPF MUI yang terpusat di Monas.
 
Massa buruh, bakal berorasi di depan Istana Presiden. Sebelum itu, buruh berkumpul di Patung Kuda dan Balai Kota DKI sekira pukul 10.00 WIB. Setelah itu, mereka bakal long march menuju Istana Negara.


(FZN)