Sandiaga Wanti-wanti Pengusaha Tempat Hiburan

M Sholahadhin Azhar    •    Sabtu, 14 Apr 2018 15:38 WIB
narkoba
Sandiaga Wanti-wanti Pengusaha Tempat Hiburan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mewanti-wanti pengusaha tempat hiburan malam untuk menjaga tempat usahanya. Pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada tempat hiburan malam yang terbukti jadi tempat peredaran narkoba dan prostitusi.
 
Terkini, Pemerintah DKI melayangkan surat penutupan usaha Diskotek Eksotik dan Sense Karaoke. Tindakan tegas itu menjadi pesan bagi pengusaha tempat hiburan.
 
"Ini pesan yang ingin kami sampaikan, mudah-mudahan para pengusaha menangkap pesan ini dan memastikan usaha mereka tidak terkontaminasi narkoba," kata Sandiaga di Jakarta, Sabtu, 14 April 2018.
 
Menurutnya, Pemprov DKI sangat mendukung usaha hiburan sebagai komponen pariwisata. Sebab, sektor itu menyerap lapangan kerja dan menciptakan pergerakan ekonomi di Jakarta. Namun, ada yang harus digarisbawahi dari industri hiburan.
 
"Kami harus tegaskan, jika mereka melanggar aturan dengan menyediakan narkoba melalui karyawannya, tidak melakukan pengawasan, kami tidak akan ragu bertindak tegas," kata Sandiaga.

Baca: Sense Karaoke dan Eksotik Diawasi Ketat

Soal penutupan tempat hiburan, Sandiaga menyebut sudah mendapat rekomendasi dari Dinas Pariwisata dan Budaya DKI Jakarta. Selain itu, BNN Provinsi DKI juga memastikan ada narkoba yang beredar di Diskotek Eksotik dan Sense Karaoke.
 
"PTSP sudah mencabut (izin usaha) dan mereka tidak boleh beroprasi lagi. Kami akan pastikan dengan pengawalan dan pemantauan Satpol PP," ujarnya.
 
Pemprov DKI Jakarta telah melayangkan surat penutupan izin usaha Diskotek Eksotik dan Sense Karaoke. Tindakan tegas dilakukan setelah seorang pria tewas overdosis di Diskotek Eksotik, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.
 
Sementara di Sense Karaoke ditemukan sejumlah pil ekstasi dan sabu yang dibagi dalam kantong plastik kecil. Surat penutupan itu keluar kemarin, Kamis 12 April 2018 dengan Nomor 3262/1.858.25.




(FZN)

KPK Diminta Segera Ungkap Nama Besar di Belakang Novanto

KPK Diminta Segera Ungkap Nama Besar di Belakang Novanto

2 hours Ago

Setelah vonis 15 tahun terhadap Setya Novanto diketuk, KPK diminta untuk segera mengungkap nama…

BERITA LAINNYA