Pemotor Masih Canggung Mengaspal di MH Thamrin

Haifa Salsabila    •    Kamis, 11 Jan 2018 11:55 WIB
pembatasan sepeda motor
Pemotor Masih Canggung Mengaspal di MH Thamrin
Hanya sedikit pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan MH Thamrin. Foto: Medcom.id/Haifa Salsabila.

Jakarta: Pengemudi sepeda motor masih canggung untuk kembali mengaspal di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Hanya segelintir pengemudi yang berani melintasi jalan protokol itu.  

MH Thamrin dapat dilintasi pemotor setelah Mahkamah Agung (MA) membatalkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Sepeda Motor. Rambu larangan di sekitar jalan itu juga sudah dicabut.

Medcom.id mencoba melewati Jalan MH Thamrin dari kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) menuju Sarinah menggunakan jasa ojek online. Siswanto, sang pengemudi ojek online, mengatakan jalur itu adalah titik rawan bagi pemotor. 

"Biasanya di situ ada petugas (polisi), kalau kita lewat sini nih, langsung ditilang," kata Siswanto kepada Medcom.id, Kamis, 11 Januari 2018. 

Siswanto mengaku baru mendengar kabar simpang siur perihal pencabutan larangan sepeda motor di MH Thamrin. Ia tak mengetahui jalur itu kini sudah boleh dilalui sepeda motor. 

"Wah, cepat juga ya sudah bisa langsung lewat. Kirain masih belum boleh," jelas dia. 

Baca: Dishub DKI Cari Formulasi Baru Tata Kawasan Thamrin

Menurut dia, rekan-rekannya sesama pengemudi ojek online belum mengetahui mengenai hal ini. Dirinya menduga hal ini menyebabkan pengemudi motor tak ramai melintasi jalan tersebut. 

"Belum ramai di omongan sama teman-teman. Nanti akan saya kasih tahu kalau sudah boleh lewat," ujar Siswanto. 

Sementara itu, MA mencabut Peraturan Gubernur terkait Pergub Pembatasan Sepeda Motor karena bertentangan dengan Undang-Undang (UU). Aturan itu tak sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas, UU Nomor 39 Tahun  1999 Tentang Hak Asasi Manusia, dan UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.




(OGI)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA