Bela Hak Pejalan Kaki dengan Berbaring di Trotoar

Ilham wibowo    •    Minggu, 16 Jul 2017 21:19 WIB
tertib lalu lintas
Bela Hak Pejalan Kaki dengan Berbaring di Trotoar
Koalisi Pejalan Kaki lakukan aksi berbaring di trotoar demi mengingatkan kembali fungsi pedestarian ke pengendara nakal. Foto: Metro TV

Metrotvnews.com, Jakarta: Aksi nekat Komunitas Koalisi Pejalan Kaki menghalau kendaraan bermotor dilakukan dengan berbaring di pedestrian. Mereka protes lantaran hak pejalan kaki diserobot oleh pengendara tak tertib aturan.

Ketua Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus mengatakan, menggunakan pedestrian seperti trotoar untuk parkir hingga menghindari kemacetan pengendara motor bukan hal yang asing. Terutama di Ibu Kota.

Dia bilang, hingga saat ini masih saja ada yang belum sadar atas kesalahannya melakukan pelanggaran Perda Pemrov DKI Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Transportasi. Pejalan kaki lantas terpinggir ketika berada di trotoar.

"Kalau dari sisi undang-undangnya sudah lengkap, sudah bagus. Dari mulai aturan, sanksi sudah jelas. Nah konsistensi aturan ini semestinya diperdalam supaya ada efek jera bagi masyarakat yang memang tidak tertib berlalu lintas," kata Alfred kepada Metro Tv, Minggu 16 Juli 2017.

Alfred dan komunitasnya kerap melakukan aksi langsung di trotoar. Ia berkampanye membela hak pejalan kaki dengan membawa peringatan yang ditulis di sebuah papan.

Peraturan yang tidak diiringi ketegasan menjadi alasan pengendara motor masih menggunakan trotoar untuk melintas. Tak jarang, berbaring di trotoar menjadi aksi ekstrim koalisi pejalan kaki.

"Budaya kita masih sangat susah untuk diubah. Sudah mengakar, pemotor itu tidak boleh lewat trotoar," ucapnya.

Aksi ini sudah dilakukan sejak enam tahun silam. Menurut Alfred, komunitas yang sudah memiliki 9 ribu anggota di 10 kota besar ini akan terus berkampanye hingga masyarakat akhirnya tersadar dan menghargai hak pejalan kaki.

 


(SUR)