Bisa Mengontrak, Ahok Ingin Lajang tak di Rusun

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 18 Apr 2017 15:06 WIB
rusun
Bisa Mengontrak, Ahok Ingin Lajang tak di Rusun
Rusun Jatinegara Barat. Antara Foto

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tak memprioritaskan lajang bisa tinggal di rumah susun (rusun). Rusun di Jakarta untuk keluarga miskin.

"Ke depan kami tidak izinkan lagi rusun untuk lajang, karena di Jakarta ini lebih banyak keluarga yang butuh rumah. Lajang gampang mengontrak di mana-mana," kata Ahok di Rusun Rawa Bebek, Jakarta Timur, Selasa 18 April 2017.

Ahok mengatakan, setiap keluarga seharusnya mendapatkan rusun tipe 36. Sejauh ini, rusun untuk menampung warga terdampak penertiban normalisasi sungai atau penambahan ruang hijau.

"Kami mau pindahin semua (warga miskin), tapi rusun belum jadi semua. Jadi yang terkena normalisasi saja dulu," terang Ahok.

DKI kembali membangun satu tower Rusun Rawa Bebek berisi 400 unit. Tower ini dilengkapi lift. Ahok membolehkan warga di blok yang lama pindah ke blok baru namun dikenakan biaya perawatan lebih.

"Bayarnya dari yang Rp10 ribu jadi Rp15 ribu, kalau yang ekonominya sudah mampu dia akan pindah," tegas Ahok.


(TRK)