Anies-Sandi Bakal Dilantik 16 Oktober 2017

M Sholahadhin Azhar    •    Rabu, 27 Sep 2017 07:36 WIB
pilkada dki 2017
Anies-Sandi Bakal Dilantik 16 Oktober 2017
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri)-Sandiaga Uno (kanan)/ANTARA/Hafidz Mubarak

Metrotvnews.com, Jakarta: Pasangan calon pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno segera dilantik pada Oktober 2017. Pelantikan dilakukan tepat setelah masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat berakhir pada 15 Oktober 2017.

"DKI nanti 15 Oktober (berakhir), (maka) 16 Oktober (paslon Gubernur-Wakil Gubernur) DKI dilantik," kata Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Sumarsono saat dihubungi, Selasa, 26 September 2017 malam.

Menjelang pelantikan, situasi Ibu Kota cukup kondusif. Namun tetap diperlukan keterlibatan semua pihak untuk menjaga kondisi tersebut agar tetap kondusif.
 
"Sejauh ini situasi cukup kondusif. Kami akan kerahkan seluruh anggota yang berjumlah 3.840 orang untuk membantu menyukseskan pelantikan gubernur 16 Oktober mendatang," kata Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Rico Sinaga.
 
Rico mengungkapkan, petugasnya tersebar di seluruh wilayah kelurahan, kecamatan dan kota. "Semuanya telah diinstruksikan untuk membantu kelancaran proses pelantikan," ujar Rico.

Pelantikan pasangan calon pemenang Pilkada 2017 memang tidak dilakukan serentak. Salah satu penyebab lantaran banyaknya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di daerah.

(Baca juga: 23 Janji Anies-Sandi Dilebur Menjadi 154 Program)

Karena itu pelantikan dilakukan menunggu masa jabatan kepala daerah sebelumnya berakhir. Contohnya, pelantikan Gubernur DKI Jakarta yang akan dilakukan bersama dengan pelantikan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Masa jabatan Gubernur di DIY pada 2017 bakal berakhir 10 Oktober nanti. Dalam rapat paripurna istimewa, DPRD DIY menetapkan kembali Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sultan Hamengku Buwono X sebagai Gubernur.

"10 Oktober DIY sudah dilantik. Tapi kalau digabung DKI Jakarta sama DIY, semua (dilantik) 16 Oktober 2017," kata Sumarsono.

Pasangan Anies-Sandi mengalahkan pasangan Ahok-Djarot di putaran kedua dengan perolehan 57,96% suara atau sebanyak 3.240.987 suara. Sementara pasangan Ahok-Djarot hanya mendapat suara sebanyak 42,04% atau 2.350.366 suara. Pada 5 Mei 2017, KPU DKI Jakarta menetapkan pasangan Anies-Sandi sebagai peraup suara terbanyak di Pilkada DKI. 

(Baca juga: Anies Bicara Soal Masa Depan Pilkada di Indonesia)


(CIT)