Bangun Kantong Parkir sebelum Melarang Motor Masuk Sudirman

Lis Pratiwi    •    Kamis, 10 Aug 2017 14:31 WIB
pembatasan sepeda motorsistem ganjil genap
Bangun Kantong Parkir sebelum Melarang Motor Masuk Sudirman
Rambu larangan melintas bagi pengguna sepeda motor yang terpasang di Jalan Jenderal Sudirman, sudah terpasang di kawasan Semanggi, Jakarta, Rabu (20/4/2016). Foto: MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Aturan larangan sepeda motor yang sudah diberlakukan sejak 2014 di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, memicu timbulnya parkir liar. Rencananya Pemprov DKI Jakarta untuk memberlakukan aturan itu di Jalan Sudirman dinilai akan semakin menyuburkan parkir ilegal.

Sri Ritanti, tenant relation salah satu perusahaan di Sinarmas Land Plaza, gedung perkantoran di Jalan M.H. Thamrin, mengatakan usai rencana perpanjangan larangan motor diberlakukan, muncul parkir liar di sekitar gedung untuk karyawan bermotor.

"Ada beberapa lahan yang dimanfaatkan untuk parkir di luar gedung. Itu baru ada setelah aturan larangan motor berlaku," kata Rita saat ditemui Metrotvnews.com di Jakarta Pusat, Kamis 10 Agustus 2017.

Menurut Rita, umumnya karyawan yang parkir bukan berasal dari penyewa gedung. Sebab, Sinarmas Land Plaza memiliki akses pintu belakang sehingga tak terlalu berimbas terhadap aturan larangan itu. Tetapi, kepadatan di jalan arteri belakang gedung meningkat.

"Sejak dulu juga sering macet karena banyak restoran di sana. Apalagi kalau jam makan siang, ditambah banyaknya pemotor yang lewat," tuturnya.

Building manager Sona Topas Tower, Rio Wardhana, salah satu gedung di Jalan Sudirman, mengaku belum mendapatkan sosialisasi dari pemprov soal aturan ini. Edaran resmi pun belum dia terima.

Rio khawatir aturan ini akan menyulitkan karyawan yang menggunakan sepeda motor. Untuk mengurangi kemacetan di jalan arteri dan menghindari munculnya parkir liar, ia mengimbau pemprov membuat kantong parkir di titik sebelum larangan berlaku.

"Kecuali kalau pemerintah membangun fasilitas pendukung untuk motor, misalnya di Blok M atau Thamrin ada gedung parkir khusus motor. Karyawan parkir di sana dan naik TransJakarta untuk tiba di kantor masing-masing," beber Rio.


(UWA)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

1 day Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA