Eutanasia dan Upaya Menyelamatkan Hewan

   •    Kamis, 23 Nov 2017 16:14 WIB
satwadki jakarta
Eutanasia dan Upaya Menyelamatkan Hewan
Seorang dokter tengah memberikan suntikan vitamin gratis bagi kuda penarik andong. (Foto: ANTARA/ANis Efizudin)

Jakarta: Dokter Hewan dari Jakarta Animal Aid Network (JAAN) Mariana Ferdinandez mengungkapkan alasan mengapa tindakan eutanasia atau suntik mati menjadi upaya terakhir untuk 'menyelamatkan' kuda yang terperosok di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pekan lalu.

Menurut Dia, kalaupun tim dokter yang menangani kuda malang tersebut mengupayakan pengobatan, dengn operasi tulang misalnya, harapan hidup bagi kuda andong itu hampir tidak ada.

"Kuda itu tidak seperti kucing atau anjing yang bisa hidup normal meskipun cacat kaki tiga. Kuda yang patah tulang jika diselamatkan akan lebih membahayakan hidupnya di kemudian hari," ungkap Mariana, dalam Newsline, Kamis 23 November 2017.

Baca juga: Wacana Pengoperasian Delman Diminta Ditinjau Ulang

Mariana mengatakan tindakan eutanasia bukan semata karena keputusan emosional, namun berdasarkan keputusan medis demi mengurangi rasa sakit hewan tersebut. Dia meyakinkan bahwa keputusan untuk menyuntik mati bukan hal mudah kendati tetap dilakukan.

Selain dari sisi medis, pertimbangan lainnya untuk menyuntik mati kuda tersebut adalah lantaran si pemilik berencana membawa kuda tersebut ke tempat jagal untuk disembelih.

"Pemilik bilang kalau kuda sudah sakit ya dibawa ke rumah potong di Bandung. Di sini kami tidak tega dan melihat kondisi kudanya sudah tidak memungkinkan makanya keputusan tersebut diambil," katanya.




(MEL)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA