Penanggung Jawab Demo 4 November Bachtiar Nasir

Lukman Diah Sari    •    Rabu, 02 Nov 2016 14:42 WIB
unjuk rasa
Penanggung Jawab Demo 4 November Bachtiar Nasir
Ormas unjuk rasa menolak Basuki Purnama menjadi Gubernur DKI, Rabu 24 September 2016. Foto: MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepolisian mengantongi surat pemberitahuan unjuk rasa pada Jumat 4 November. Dalam surat pemberitahuan disebutkan penanggung jawab unjuk rasa Bachtiar Nasir.

"Pak Bachtiar Nasir tercatat mengikutsertakan 100 ribu orang," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2016).

Boy mengatakan, dalam surat tersebut juga disebutkan, pengikut unjuk rasa merupakan masyarakat yang mendukung fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Unjuk rasa dijanjikan bubar pukul 18.00 WIB.

Massa akan menyampaikan aspirasi di depan kantor DPR RI, Jalan Gatot Subroto dan di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Aksi massa akan mendapat pengawalan ketat polisi.

Polisi juga akan melakukan pengamanan di Masjid Istiqlal, mengantisipasi massa berkumpul di sana. Boy berharap, pengunjuk rasa menjaga keamanan dan ketertiban.

"Yang terpenting menjaga ketertiban bersama. Enggak masalah datang ke Ibu Kota, asal jangan melanggar hukum," tukas Boy.

Kepolisian memperkirakan unjuk rasa diikuti sekitar 35 ribu orang. Massa akan menyampaikan aspirasi terkait dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama. Masyarakat tidak perlu khawatir, tetap beraktivitas seperti biasa, dan jangan terprovokasi.

Polri dibantu TNI bahu-membahu mengamankan aksi ini. Polisi dan tentara akan ditempatkan di objek vital dan tempat berkumpul massa.

Selasa 2 November, Presiden Joko Widodo berbincang dengan para tokoh agama dari Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah, di Istana Negara. Sehari sebelumnya, Presiden menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Dalam dua kali pertemuan berbeda tersebut, Presiden meminta tokoh agama dan elite politik menyampaikan pesan damai ke masyarakat. Presiden juga berharap, kerukunan umat terus terjaga.

"Nasihat penuh kesejukan dan penuh kedamaian dari para ulama sangat dinanti oleh umat," kata Presiden di hadapan para ulama.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj mengaku tidak bisa melarang warga NU berunjuk rasa. Tetapi ia mengingatkan penyampaian pendapat harus tetap memerhatikan norma dan aturan hukum.

Dia juga meminta warga NU tidak membawa atribut NU saat unjuk rasa. "Sebab NU didirikan kiai-kiai untuk pendidikan," kata Said sebelum pertemuan dengan Presiden, kemarin.


(TRK)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA