TNI Polri Hingga Dubes Langgar Lalu Lintas

Media Indonesia    •    Selasa, 09 Oct 2018 09:52 WIB
tilang elektroniksistem tilang elektronik
TNI Polri Hingga Dubes Langgar Lalu Lintas
Papan pemberitahuan penerapan kawasan tilang elektronik terpasang di simpang Sarinah, Jalan MH. Thamrin, Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga.

Jakarta: Ratusan pengendara melakukan pelanggaran selama sepekan uji coba tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (E-TLE) di sepanjang Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Pusat. Bukan hanya sipil, PNS, TNI, Polri hingga kendaraan duta besar juga melanggara peraturan.
 
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusuf mengatakan sejak kebijakan itu mulai diterapkan pada 1 hingga 6 Oktober 2018, sebanyak 613 pengendara tertangkap melanggar.

Pengendara dengan kendaraan pelat nomor hitam menjadi yang paling banyak melanggar dengan jumlah 369 pengendara. Sedangkan yang paling sedikit melanggar adalah pelat luar Jakarta. Namun, di antara jumlah tersebut ada juga pelat nomor merah dan pelat nomor TNI-Polri yang juga melanggar. Jumlahnya mencapai puluhan kendaraan.
 
"Pelat merah 20 (pelanggar), pelat TNI-Polri 16, pelat kedutaan 10," kata Yusuf dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 9 Oktober 2018.
 
Yusuf mengatakan, Polda Metro Jaya mencatat grafik pengendara yang melanggar terus menurun. Jumlah pelanggaran yang tertangkap gambar layar (capture) kamera pada uji coba hari pertama atau Senin 1 Oktober mencapai 232 kasus. Pada hari kedua dan ketiga masing-masing sebanyak 104 kasus, hari keempat (93 kasus), hari kelima (53 kasus), dan hari keenam (27 kasus).
 
"Grafik pelanggaran E-TLE menurun saat uji coba selama enam hari," kata Yusuf.

Baca: Pelanggar tak Ditilang Selama Uji Coba Tilang Elektronik

Dia berharap para pengendara lebih patuh lagi dalam berkendara. Selama masa uji coba, polisi belum melakukan penindakan hukum atau penilangan terhadap para pelanggar.
 
Uji coba tilang-E itu mengandalkan kamera pemantau berteknologi canggih yang mampu menangkap layar nomor polisi kendaraan secara jelas dan memiliki resolusi tinggi.
 
Kamera pemantau itu bekerja secara otomatis mencari dan menangkap layar identitas kendaraan yang melanggar lalu lintas.




(FZN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA