72 Siswa Telantar di Bekasi Belum Terdaftar di Dapodik

Juven Martua Sitompul    •    Kamis, 10 Aug 2017 17:10 WIB
sekolah
72 Siswa Telantar di Bekasi Belum Terdaftar di Dapodik
Staf Bidang Kesiswaan SMAN 10 Bekasi, Eko Ariyanto di kantornya, Kamis 10 Agustus 2017--Metrotvnews.com/Juven Martua Sitompul

Metrotvnews.com, Bekasi: Sebanyak 72 siswa SMAN 10 Bekasi yang masuk melalui jalur zonasi susulan telantar. Sebab, status kesiswaan mereka belum tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Karena sudah ada aturannya dari Pemprov Jawa Barat bahwa jumlah siswa per rombongan belajar maksimal 36 siswa. Jadi yang sudah telanjur diterima melalui zonasi ini tidak bisa masuk sistem Dapodik," kata Staf Bidang Kesiswaan SMAN 10 Bekasi, Eko Ariyanto, saat ditemui di kantornya, Kamis 10 Agustus 2017.

Eko segera mendaftarkan 72 siswa ke dalam Dapodik. Tentu setelah sekolah terbuka SMAN 10 Bekasi resmi berdiri. "Karena SMAN 10 punya SK untuk mengadakan pendidikan jarak jauh, maka kita akan akomodir keinginan itu," imbuh Eko.

Baca: 72 Siswa Andalkan Relawan untuk Belajar

Eko menjamin kualitas dan perlakuan yang diberikan kepada siswa siswi SMAN 10 di sekolah terbuka akan sama dengan sekolah asalnya.

"Perlakuannya sama saja dengan siswa siswi SMAN 10, sistem ujiannya juga sama, mereka juga akan mendapatkan ijazah yang sama," terang Eko.

Sebanyak 72 orang siswa yang masuk ke SMA Negeri 10 melalui jalur zonasi susulan terkatung-katung menunggu status kesiswaan. Mereka masuk sekolah bukan dari jalur resmi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online.

Sebanyak 72 orang siswa masuk atas intruksi Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, yang meminta sekolah menambah jumlah peserta rombongan belajar, dari semula 36 siswa menjadi 40 siswa.


(YDH)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

3 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA