Alasan Apartemen Green Pramuka Belum Cabut Laporan Terhadap Acho

Arga sumantri    •    Jumat, 11 Aug 2017 18:01 WIB
pencemaran nama baik
Alasan Apartemen Green Pramuka Belum Cabut Laporan Terhadap Acho
Kuasa hukum Green Pramuka Muhammad Rizal Siregar(kiri). Foto: MTVN/Arga Sumantri

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengelola Apartemen Green Pramuka City belum mencabut laporannya terhadap komika Muhadkly MT alias Acho. Belum rampungnya proses perdamaian jadi alasan pihak apartemen tak kunjung mencabut laporan.

Pengacara Apartemen Green Pramuka, Rizal Siregar, mengatakan, saat ini proses perdamaian masih dalam tahap pembahasan. Namun, ia enggan membeberkan ke publik poin-poin yang masih didiskusikan.

"Kami kan masih proses perdamaian. Nah (poin) perdamaian itu tidak bisa disampaikan ke media karena masih paralel," kata Rizal saat dihubungi Metrotvnews.com, Jumat 11 Agustus 2017.

Rizal menyebut, pencabutan berkas kasus akan dilakukan. Asal, seluruh proses perdamaian dengan Acho rampung dan disetujui kedua belah pihak. Tapi, Rizal belum bisa memastikan kapan laporan itu bakal dicabut.

"Kalau proses perdamaian Acho dan pihak Green Pramuka selesai, pencabutan berkas itu otomatis akan dilakukan pengelola. Ini kan delik aduan, pencabutan berkas ini bisa dilakukan," ucap dia.

Baca juga: Pengelola Baru Sekali Bertemu Acho

Menurut dia, ada sejunlah syarat dalam pembahasan perdamaian yang belum ada titik temu. Namun, lagi-lagi, dia tidak mau membeberkan poin dimaksud.

"Damai itu kan tahap akhir, konten perdamaian itu yang masih dibicarakan," kata Rizal.

Sebelumnya Pihak pengelola Apartemen Green Pramuka dengan komedian Muhadkly MT alias Acho melakukan pertemuan dengan difasilitas oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya malam ini.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat berdamai dan tidak akan memperpanjang masalah yang sudah bergulir hingga ke Kejaksaan.  

"Intinya sudah ada kesepakatan positif bahwa kita akan menyelesaikan ini dengan kekeluargaan. Jadi kita selesaikan secara kekeluargaan teknisnya karena tidak akan selesai malam ini keterbarasan waktu juga," kata Acho di Mapolda Metro Jaya, Rabu 9 Agustus 2017.

Baca juga: Acho Berharap Pengelola Green Pramuka Bersikap Adil

Dalam kesempatan yang sama, pengacara Acho, Thompson Situmeang mengucapkan terimakasih kepada polisi yang telah memfasilitasi pertemuan keduanya.

Tak hanya itu, Thompson juga mengucapkan rasa terimakasih kepada pihak pengelola Green Pramuka yang mau berdamai dengan kliennya tersebut.

"Jadi tadi ada sedikit kesepakat yang perlu memang tidak mungkin bisa selesai dalam waktu satu dua jam, gak mungkin malam ini. Artinya dari pihak Green Pramuka dan Pak Acho kita sepakat menyelesaikan secara damai dan kekeluargaan," ungkap Thompson.

Sementara itu, Kuasa hukum pengelola apartemen Green Pramuka, Muhammad Rizal Siregar, mengatakan, pihaknya menyambut baik jalan damai ini. Menurutnya, semua kepentingan berkas yang telah dilimpahkan penyidik kepolisian ke Kejaksaan juga akan diurus oleh kedua belah pihak.

"Itu nanti pararel kita pararel untuk bicara tindak lanjut untuk diskusi. Intinya poin-poinnya tidak bisa kami sebutkan karena bersifat konfedensional," jelas Rizal.

Baca juga: Acho dan Apartemen Green Pramuka Berdamai

Polemik Acho dan pengelola Apartemen Green Pramuka City bermula dari tulisan Acho mengenai Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat, pada 2015. Acho yang merupakan penghuni apartemen tersebut sejak 2014 kecewa lantaran ada ketidakkonsistenan pengelola terkait fasilitas ruang terbuka hijau.

Tulisan itu justru berujung pada pelaporan polisi. Danang Surya Winata selaku kuasa hukum PT Duta Paramindo Sejahtera, pengelola apartemen, melaporkan kasus ini ke kepolisian. Acho dilaporkan atas kasus pencemaran nama baik dan dijerat Pasal 27 ayat 3 UU Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 310 serta Pasal 311 KUHP.

Acho menjadi tersangka kasus itu. Berkas perkara pun sudah dinyatakan lengkap alias P21 oleh kejaksaan.

 


(MBM)

KPK Hadirkan Tiga Ahli di Praperadilan Novanto

KPK Hadirkan Tiga Ahli di Praperadilan Novanto

19 minutes Ago

KPK akan menghadirkan tiga ahli dalam lanjutan sidang praperadilan Setya Novanto di Pengadilan …

BERITA LAINNYA