Tepergok, Maling Mobil Dikunci Pemiliknya dari Luar

Arga sumantri    •    Jumat, 15 Sep 2017 18:51 WIB
pencurian
Tepergok, Maling Mobil Dikunci Pemiliknya dari Luar
Pelaku pencurian diamankan pengaman Stasiun Gambir. Foto: Metrotvnews.com/Arga Sumantri

Metrotvnews.com, Jakarta: Apes, itu yang terjadi pada seorang pria bernama Wildan Asyhab Saladi, 30. Saat beraksi mencuri isi mobil di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, ia malah kepergok pemiliknya, lalu terkunci di dalam.

Wildan ditangkap dan digiring petugas keamanan stasiun ke pos polisi Stasiun Gambir. Beruntung, ia tidak babak belur dihajar massa.

Agus, salah satu petugas keamanan stasiun, bercerita kalau peristiwa itu terjadi pukul 12.30 WIB, Jumat 15 September 2017. Saat itu, sebagian warga dan penumpang stasiun tengah salat Jumat di masjid Stasiun.

Mulanya, kata Agus, pelaku mendapati satu mobil jenis Fortuner ditinggal pemiliknya di areal parkir stasiun dalam kondisi tidak terkunci. Pemilik mobil dengan nomor polisi B 277 LNB itu, kata Agus, masuk ke stasiun.

"Karena mau mengantar keluarganya ada yang mau ke Bandung," kata Agus di Pos Polisi Monas Timur, kompleks Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat 15 September 2017.

Wildan lalu masuk ke mobil. Tak lama berselang, pemilik mobil bernama Linda balik ke areal parkir. Linda balik karena merasa lupa mengunci mobilnya.

Linda, kata Agus, terkaget-kaget melihat ada seorang pria di dalam mobil dan sedang menggeledah tas yang ada di dalam. Spontan, Linda segera mengunci otomatis mobilnya dari luar.

"Pelaku ini terkunci, korban lalu melapor kami, kita tangkap," kata Agus.

Pelaku lalu digiring ke Pos Polisi Monas Timur buat diinterogasi. Lucunya, Wildan berkilah hendak mencuri. "Saya kepanasan, niatnya mau ngadem di dalam mobil," ucap Wildan yang mengaku berasal dari Kediri.

Polisi bergeming, Wildan tetap diproses dan digiring ke Markas Polsek Gambir. Kendati, belum ada barang korban yang berhasil digasak.

Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai senilai Rp2,2 juta, STNK motor atas nama Uhti Rifa, kunci motor, KTP milik pelaku, beberapa ATM, serta telepon genggam.


(UWA)