Pembangunan Shelter Kampung Kunir Masih Terkendala

Nur Azizah    •    Rabu, 18 Apr 2018 12:37 WIB
penggusuran
Pembangunan Shelter Kampung Kunir Masih Terkendala
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno - Medcom.id/Nur Azizah.

Jakarta: Pembangunan tempat tinggal sementara (shelter) kampung Kunir, Tamansari, Jakarta Barat, terkendala. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan ada masalah koordinasi.

"Kendala saya lihat lebih ke koordinasi. Enggak ada kendala mendasar," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 18 April 2018.

Saat kampanye, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga berjanji bakal membangun shelter Kampung Kunir bersamaan dengan Kampung Akuarium, Jakarta Utara. Ia berjanji setelah Kampung Akuarium, Pemprov segera membenahi Kampung Kunir.

"Kampung Kunir next, kemarin terkendala, kemarin masih ada permasalahan dari sosialisasinya. Tapi sudah ada pembicaraan, kita harapkan ini berikutnya dengan Kampung Kunir," ungkap dia. 

(Baca juga: Disiapkan Rp21 Miliar untuk Bangun Selter)

Sandi menyebut sudah berkoordinasi dengan warga kampung Kunir untuk menentukan model bangunan yang akan dibuat. "Sudah bertemu, ada pembicaraan yang lebih mengerucut. Kita akan buat modelnya sama dengan Kampung Akuarium," imbuh Sandi.

Sebelumnya, Direktur Rujak Center Urbanstadis Elisa Sutanujaya menyayangkan Pemprov DKI Jakarta belum membangun shelter di Kampung Kunir. Pasalnya, banyak warga sekitar yang belum mendapatkan kepastian hunian.

Kampung Kunir digusur Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada 25 Mei 2015. Alasannya, banyak rumah yang berdiri di bibir kali dan tak memiliki izin bangunan.
 


(REN)