Mimpi Cholilah Kuliahkan Sang Anak

Nur Azizah    •    Senin, 17 Oct 2016 19:31 WIB
kjp
Mimpi Cholilah Kuliahkan Sang Anak
Cholilah, warga Petukangan Utara, Jakarta Selatan--Metrotvnews.com/Nur Azizah.

Metrotvnews.com, Jakarta: "Apa bisa anak kami kuliah?, nada putus asa itu meluncur dari mulut Cholilah, warga Petukangan Utara, Jakarta Selatan. Matanya menatap lurus ke depan, lalu dia termenung.

Cholilah memang hidup dalam kondisi ekonomi pas-pasan, kalau tak ingin dibilang kekurangan. Tapi, dia tak mau menyerah. Cholilah tetap memelihara mimpinya: menyekolahkan anak-anaknya hingga perguruan tinggi.

Semangat Cholilah selalu tumbuh saat menatap anak bungsunya, Bebi Anggraini. Sang bontot ingin mengenyam bangku kuliah. Dia jadi giat mencari uang, bagaimanapun caranya. Kadang Cholilah menjadi tukang ojek, lain waktu dia berjualan kue.

Cholilah juga rajin menabung. Dia bisa menyisihkan uang karena tak punya beban membeli perlengkapan sekolah.
"Sudah dua tahun anak saya pegang Kartu Jakarta Pintar (KJP)," kata kepada Metrotvnews.com, Senin (17/10/2016).

Cholilah memiliki tiga anak. Semuanya masih bersekolah. Masih butuh banyak biaya. Berat, memang. Apalagi, suami Cholilah hanya sopir. Penghasilannya tak sampai Rp1 juta per bulan. Tapi, demi pendidikan anak-anaknya, Cholilah tak akan menyerah.

"Bebi ingin kuliah bu. Ayo nabung dari sekarang bu,” Cholilah menirukan ucapan Bebi. Mata wanita berusia 45 tahun itu berkaca-kaca sebelum akhirnya tumpah.

Cholilah bersyukur dan merasa amat terbantu dengan KJP. Dia berharap, program tak berakhir hanya sampai tingkat SMA. “Kami butuh KJP sampai kuliah, karena anak kami ingin kuliah.”

Kasubbag TU Pusat Perencanaan, Pengendalian Pendanaan Pendidikan Personal dan Oprasioal, Suharso mengatakan, pemegang KJP bertambah dari tahun ke tahun. Pada 2015, ada 561.400 peserta didik penerima KJP.

Pada semester pertama 2016, ada 531.700 peserta didik penerima KJP. Angka itu menjadi 692.200 peserta pada semester kedua 2016.

"Tidak boleh ada siswa yang putus sekolah,” kata Suharso kepada Metrotvnews.com di Dinas Pendidikan DKI, Jakarta Selatan, Senin 17 Oktober.


Kasubbag TU Pusat Perencanaan, Pengendalian Pendanaan Pendidikan Personal dan Oprasioal, Suharso--Metrotvnews.com/Nur Azizah


Di samping KJP, tambah Suharso, Pemrov DKI juga menelurkan program baru: Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Program ini membidik mahasiswa dari keluarga miskin.

“Tahun ini programnya jalan, tinggal disahkan saja. KJMU akan membiayai mahasiswa miskin asal DKI hingga selesai kuliah,” ungkapnya.

Ia berharap program tersebut bisa membantu masyarakat miskin. Pasalnya, seluruh masyarakat berhak pintar.


(YDH)

Janji Djarot Buat Warga Kalimati Jakarta Barat

Janji Djarot Buat Warga Kalimati Jakarta Barat

12 hours Ago

Djarotberjanji akan memperbesar puskesmas dan membangun infrastruktur yang dibutuhkan warga.

BERITA LAINNYA