Masih Ada yang Mengganjal di Perda Becak

Nur Azizah    •    Senin, 08 Oct 2018 16:08 WIB
becak di ibu kota
Masih Ada yang Mengganjal di Perda Becak
Ilustrasi--Becak mangkal di kawasan Petak Sembilan, Jakarta Barat. Foto: MI/Ramdani.

Jakarta: Koordinator Serikat Becak Jakarta (Sebaja) Rasdullah sudah mendengar kabar revisi Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Namun, ada yang membuatnya tak senang.

Rasdullah mengaku pada draf revisi disebutkan becak diperbolehkan beroperasi atas izin gubernur. Kalimat ini, menurut dia, tidak kuat melegalkan becak di Ibu Kota.

"Cuma bunyinya masih jadi ganjalan. Bunyinya itu becak boleh beroperasi di Jakarta atas izin gubernur. Kata 'atas izin gubernurnya' kita ingin hilangkan. Kalau gubernurnya Pak Anies, kalau enggak?" Kata Rasdullah saat dihubungi, Senin, 8 Oktober 2018.

Rasdullah ingin becak dianggap angkutan tetap lingkungan yang beroperasi di kawasan perkampungan. Untuk itu, diperlukan payung hukum. 

Pemprov DKI sudah memasang plang naik turun penumpang becak di Teluk Gong, Jakarta Utara. Namun, fasilitas itu belum bisa dilakukan di seluruh 16 pangkalan besar becak karena terkendala legalitas.

(Baca juga: DKI Tawarkan `Angin Surga` untuk Becak)

“Ya, pengin dibangun semuanya, cuma masih ada ganjalan karena perdanya belum berubah. Perda Nomor 8 Tahun 2007 itu kan bunyinya dilarang merancang dan mengoperasikan becak,” tutur dia. 

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Sebaja, ada 1.685 becak yang beroperasi di Jakarta. Mereka yang telah didata dan ditandai dengan stiker khusus sehingga boleh beroperasi di perkampungan. 




(REN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA