KPK DKI Fokus Bangun Sistem Pencegahan Korupsi

Faisal Abdalla    •    Jumat, 05 Jan 2018 11:07 WIB
tim gubernur anies-sandi
KPK DKI Fokus Bangun Sistem Pencegahan Korupsi
Bambang Widjojanto--MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membentuk Komite Pencegahan Korupsi (Komite PK) yang merupakan bagian dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). 

Mantan wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto ditunjuk Anies untuk memimpin Tim Komite PK DKI Jakarta. Bambang mengatakan Komite ini fokus dalam bidang pencegahan korupsi. 

"Kita fokus di pencegahan, namanya saja Komite Pencegahan. Fungsi kita pencegahan ya" ujar Bambang di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat, 5 Januari 2017. 

Bambang mengatakan pencegahan akan dilakukan dengan cara membangun sistem yang mempersempit celah korupsi. Salah satunya dengan menerapkan sistem transaksi non-tunai. 

"Salah satu celah korupsi itu ketika transaksi dilakukan dengan pembayaran tunai. Sekarang tidak boleh lagi itu. Harus cashless. Ini harus terus dibangun sistemnya," pungkas Bambang. 

Baca: Ini Profil 5 Anggota Komite Pencegahan Korupsi DKI

Selain membangun sistem anti-korupsi. Bambang juga mengatakan komite yang ia pimpin juga memiliki tugas untuk memperkuat integritas Aparatur Sipil Negara (ASN), serta membangun budaya anti-korupsi di masyarakat. 

"Pencegahan yang hebat merupakan bagian dari penindakan. Ini yang disebut offensive prevention," tukas Bambang. 

Baca: Sandi Pastikan Komite PK dan Inspektorat tak Tumpang Tindih

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi mengumumkan anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan, Komite bidang Pencegahan Korupsi. Komite ini dibentuk berlandaskan Peraturan Gubernur Nomor 187 tentang Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan. 

Komite ini beranggotakan lima orang. Diketuai mantan pimpinan KPK 2011-2015  Bambang Widjajanto, beranggotakan aktifis LSM HAM Nursyahbani Katjasungkana, mantan Wakapolri Komjen Oegroseno, ahli tata pemerintahan Tatak Ujiyati, dan Muhammad Yusuf yang sebelumnya juga menjabat sebagai Ketua TGUPP periode 2014-2017.



(YDH)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

4 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA