Kalla Tekankan Pendidikan Indonesia Butuh Standar

Dheri Agriesta    •    Senin, 28 Nov 2016 13:04 WIB
ujian nasional
Kalla Tekankan Pendidikan Indonesia Butuh Standar
Wapres Jusuf Kalla/MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai negara butuh standar dalam pendidikan. Penetapan standar penting untuk mengetahui perkembangan pendidikan sebuah negara.

"Kalau tidak ada standar bagaimana mengetahui kita sudah sampai di mana?" kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016).

Kalla mengatakan, banyak yang keliru memahami peran ujian nasional (UN). Pria asal Makassar ini menjelaskan, standar sebenarnya sudah dibuat sejak lama melalui UN. Dulu, angka kelulusan dalam UN hanya 3,5 dan terus naik mengikuti pertambahan tahun.

Kalla tak mengatakan tegas apakah UN masih perlu dipertahankan atau tidak. Menurut dia, kenaikan standar secara perlahan diyakini akan memenuhi batas yang ditentukan secara  keseluruhan.

Penetapan angka kelulusan, kata Kalla, bisa memacu pemerintah daerah memperbaiki fasilitas dan sarana pendidikan. Itu penting untuk mendongkrak angka kelulusan siswa.

"Ada pikiran, ya nanti semua baik dulu, baru setelah itu ujian, loh bagaimana mau baik kalau tidak ada standarnya?" ucap Kalla.



Kalla menegaskan, pemerintah berpendapat standar nilai kelulusan dalam UN ditetapkan untuk menyamakan kualitas lulusan daerah dan pusat. Ia justru mempertanyakan apa yang akan diperbaiki apabila standar (serupa UN) dihapus.

"Walaupun diperbaiki di lapangan, tapi tidak ada standar yang mau dicapai, bagaimana?" ucap Kalla.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy telah bertemu Presiden Joko Widodo dan berbicara tentang penangguhan UN. Menurut Muhadjir, Presiden Jokowi menyetuji wacana tersebut.

Pelaksanaan moratorium tinggal menunggu penerbitan instruksi presiden. Saat ini, kata Muhadjir, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah merampungkan persiapan moratorium UN.

Muhadjir telah mengumpulkan kepala dinas provinsi pendidikan se-Indonesia untuk menjelaskan hal ini secara teknis. Rencana ini ditargetkan terealisasi 2017.

 


(OJE)

Ahok Tegaskan tak Pernah Umbar Janji saat Kampanye

Ahok Tegaskan tak Pernah Umbar Janji saat Kampanye

53 minutes Ago

Dia menegaskan hanya menyampaikan kinerjanya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta defenit…

BERITA LAINNYA