Pembangunan Hanya Berorientasi pada Ekonomi, Lingkungan Dikorbankan

Husen Miftahudin    •    Selasa, 24 Oct 2017 07:03 WIB
lingkungan hidupjokowi-jk
<i>Pembangunan Hanya Berorientasi pada Ekonomi, Lingkungan Dikorbankan</i>
Ilustrasi/Peragaan busana ramah lingkungan pada acara Industri Fashion Global Detox Greenpeace di areal persawahan yang tercemar limbah industi, Desa Linggar Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jabar,ANTARA/Fahrul Jayadiputra/bb

Metrotvnews.com, Jakarta: Hasil Rembuk Nasional 2017 bidang lingkungan, kehutanan, dan pertanahan merekomendasikan pemerintah melakukan percepatan pembangunan berkelanjutan dan pengendalian perubahan iklim. Pembangunan tersebut harus beriringan dengan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

"Selama ini pembangunan itu hanya berorientasi pada pembangunan ekonomi, sedangkan di aspek lingkungan lebih banyak dikorbankan. Contohnya di wilayah provinsi yang semakin maju ekonominya (tapi) kualitas lingkungannya menurun," kata Wakil Ketua Bidang Rembuk Nasional Bidang Lingkungan Mahawan Karuniasa dalam keterangannya, Senin 23 Oktober 2017.

Selain itu, lanjut Mahawan, pengembangan teknologi juga jadi faktor penting dalam percepatan pembangunan berkelanjutan. Teknologi itu mampu mengubah sumber daya energi dari yang tidak terbarukan menjadi terbarukan agar mendukung percepatan pembangunan berkelanjutan.

"Kita mengelola sumber daya alam dan jasa lingkungan tanpa melampaui daya dukung. Kemudian kita memanfaatkan hasil-hasil ekonomi untuk mengembangkan teknologi hijau atau berkelanjutan sehingga ekonomi bisa terus menerus mensejahterakan masyarakat," ungkap Mahawan.

Di sisi lain, pengendalian perubahan iklim juga jadi pekerjaan Pemerintahan Jokowi-JK dalam sisa masa kerjanya. Pemerintah harus terus memegang teguh komitmen mereduksi gas rumah kaca hingga 29 persen pada 2030.

"Kemajuan penanganan emisi kita masih belum memuaskan, di 2015 emisi kita masih 1,995 giga ton. Artinya apa, kita belum mampu mengurangi emisi dibandingkan dengan proyeksi kalau tidak ada tindakan apapun," ketusnya.

Meskipun demikian, aku Mahawan, penanggulangan perubahan iklim oleh pemerintah sudah mengalami progres yang cukup baik. Ini terlihat dari adanya terobosan pembentukan Direktorat Jendral Pengendalian Perubahan Iklim (DJPPI) yang secara khusus dibentuk untuk menanggulangi dan mengendalikan perubahan iklim.

"Tanpa progres yang sudah berjalan selama ini, mungkin kondisi kita jauh lebih buruk. Saya kira progres kita sudah luar biasa," pungkas Mahawan.


(DHI)