Ini Alasan Dewan Kreatif Rakyat Beri Penghargaan Woman of Change

Riyan Ferdianto    •    Selasa, 08 Mar 2016 01:38 WIB
penghargaan
Ini Alasan Dewan Kreatif Rakyat Beri Penghargaan Woman of Change
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Direktur Utama LPP RRI Rosarita Niken Widiastuti. Foto: MTVN/ Riyan Ferdianto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Dewan Kreatif Rakyat (DKR) memberikan penghargaan kepada tiga tokoh perempuan Indonesia, yakni Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan Direktur Utama Radio Republik Indonesia Rosarita Niken Widiastuti.

Ketua Juri International Film Festival for Women, Social Issues and Zero Discrimination (IFFWSZ) Damien Dematra, mengatakan, ketiganya mendapat penghargaan International Woman of Change karena memiliki kontribusi dalam memberikan perubahan.

"Kami memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh tersebut karena perannya sebagai perempuan Indonesia dalam membawa perubahan, contohnya Ibu Niken (Dirut LPP RRI) sudah membawa perubahan bukan hanya dari RRI, tetapi dalam dunia broadcasting internasional," kata Damien di kantor Radio Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (7/3/2016).

Damien menjelaskan, Festival IFFWSZ ini selain untuk merayakan peringatan yang diresmikan oleh PBB, Dewan Kreatif Rakyat juga ingin memberikan inspirasi terhadap perempuan di Indonesia dan seluruh dunia soal kesetaraan gender, kemandirian serta nihilnya diskriminasi melalui penghargaan yang diberikan pada ketiga tokoh perempuan.

Dalam kesempatan yang sama, Dewan Penasihat Dewan Kreatif Rakyat, Lili Wahid, mengatakan, alasan pemilihan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yaitu dilihat dari rekam jejaknya yang melakukan perubahan di kalangan perempuan, salah satunya kesempatan mendapat pendidikan yang setara dengan laki-laki sebelum dirinya menjabat Menteri Sosial di Kabinet Kerja.

Selain itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar juga memberikan komitmen dan aksi tanggal yang luar biasa dalam membantu korban, terutama anak-anak yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan di Sumatra dan Kalimantan.

"Menteri LHK Siti Nurbaya juga bersikap tegas kepada perusahaan-perusahaan yang melakukan kebakaran langsung dan tidak langsung," jelas Lili.

Sementara itu, Direktur Utama RRI Rosarita Niken Widiastuti mengatakan, kesetaraan gender di Indonesia di era pemerintahan Joko Widodo sudah terlihat. Wujud nyata yaitu memberikan ruang kepada perempuan untuk menjabat menteri.

"Pemerintah saat ini memberikan ruang yang luar biasa kepada perempuan. Periode lalu menteri perempuan hanya ada empat, sekarang ada delapan," jelas Niken.

Niken mengatakan, hingga saat ini kesetaraan gender masih terus diperjuangkan. Hal tersebut dilakukan agar kesempatan perempuan untuk berkiprah di bidang politik, sosial, pertahanan dan keamanan bisa terus terjaga.
 


(DEN)

Anang Sugiana Siap Bertanggung Jawab untuk Kasus KTP-el

Anang Sugiana Siap Bertanggung Jawab untuk Kasus KTP-el

13 minutes Ago

Anang mengakui keterlibatannya dalam kasus KTP-el yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun it…

BERITA LAINNYA