Pasar Desa untuk Memutus Rantai Tengkulak

Mohammad Adam    •    Selasa, 14 Jun 2016 19:00 WIB
pertumbuhan ekonomidesa tertinggaldana desa
Pasar Desa untuk Memutus Rantai Tengkulak
Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Marwan Jafar (foto: Dok Kemendes)

Metrotvnews.com, Jakarta: Distribusi produk desa kerap diresahkan oleh ulah tengkulak yang membeli produk petani dengan harga murah, dan menjualnya kembali dengan harga tinggi. Harga produk lokal ini seyogyanya, dapat dikendalikan melalui pasar desa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Marwan Jafar mengatakan, desa dapat menggunakan dana desa untuk mendirikan pasar. Pasar dapat dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sehingga dapat memberikan daya ungkit bagi perekonomian masyarakat desa.

“Tapi sebelum membangun pasar desa, pastikan dulu jika infrastruktur dan pelayanan sosial dasar di desa sudah terpenuhi. Seperti jalan, Posyandu, PAUD dan sebagainya,” ujar Marwan dalam keterangan tertulis, Selasa (14/6/2016).

Menteri Marwan mengatakan, BUMDes yang telah terbentuk hingga saat ini sebanyak 12.115 BUMDes. Jika pasar desa dikendalikan oleh BUMDes, maka dapat memutus panjangnya rantai distribusi produk dan terhindar dari tengkulak.

Tahun ini Kementerian Desa PDTT menargetkan 15.000 BUMDes berhasil terbentuk. Harapannya, pasar-pasar di desa dapat dikelola oleh BUMDes, agar harga juga bisa dikendalikan. "Ini juga bisa membantu meminimalisir lonjakan harga yang sering terjadi saat Ramadan,” kata Marwan.

Di sisi lain, pakar ekonomi Institut Pertanian Bogor Jaenal Effendi mengatakan, pengembangan pasar tradisional di desa  layak menjadi prioritas. Menurut dia, hal tersebut menjadi poin penting, karena dapat menunjang perekonomian masyarakat desa terutama petani.

“Pasar desa atau traditional market yang sebelumnya tidak  ada harus diprioritaskan. Ini penting karena di sinilah masyarakat dan petani di desa menjual produk-produknya,” kata Jaenal.

Meski demikian Jaenal mengakui perlu adanya perbedaan prioritas antara desa tertinggal dan desa maju. Hal yang dibutuhkan desa tertinggal saat ini adalah kelengkapan infrastrukturseperti halnya jalan, listrik, jembatan dan penyediaan air bersih.

Sementara untuk desa yang telah memiliki fasilitas tersebut,  dapat digunakan untuk membangun fasilitas perekonomian desa. “Untuk desa yang infrastrukturnya bagus, dapat difokuskan untuk membangun infrastruktur lain yang dapat menunjang perekonomian masyarakat seperti pasar desa. fokusnya kan beda-beda di setiap daerah,” kata Jaenal.


(ADM)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

1 month Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA