Pentingnya Memberi Dampak pada Lawan Bicara

   •    Kamis, 15 Jun 2017 09:16 WIB
kepemudaan
Pentingnya Memberi Dampak pada Lawan Bicara
Founder idtalent Putra Nababan/MI/Adam Dwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Generasi milenial memiliki kesempatan emas memasuki area pembangunan negeri pada periode 2015-2020. Anak-anak muda berusia 12-35 tahun banyak diperbincangkan karena memiliki karakter khusus dan diprediksi menjadi aset masa depan Indonesia.

Sarasehan 'Millennial Today and Tomorrow' Tel-U X FOJB School of Millennial Leaders (SOIL) yang digelar Telkom University menjadi ajang penjelasan upaya membangun kesadaran generasi muda agar produktif.

Salah satu pembicara di SOIL, Founder dan COO idtalent Putra Nababan, mengaku khawatir dengan kualitas SDM Indonesia. Indonesia berada pada urutan 90 dari 118 negara dalam jurnal the Global Tlaent Competitiveness Index.  

Indonesia, kata Putra, membutuhkan banyak talent yang mampu berpikir tangkas, cepat, dan kreatif. Tak hanya itu, generasi milenial harus memiliki kemampuan berkomunikasi, pengelolaan, dan mengerti apa yang terjadi secara global.

Putra menekankan pada kemampuan public speaking yang bisa memengaruhi orang lain. Agar apa yang disampaikan berdampak, seseorang harus menyiapkannya dengan matang dan mengetahui tentang lawan bicaranya.

"Poin penting dalam berkomunikasi adalah tetap tenang, ingat tujuan akhir, persiapkan diri, dan jadilah diri sendiri," kata Putra.

Di hadapan 100 aktivis Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Sekolah Menengah Atas dan setara se-Jawa Barat, Putra menegaskan, apa pun bidang kajian yang dipilih, kemampuan public speaking wajib dimiliki. Mereka yang memiliki kemampuan public speaking yang baik membuat mereka berempati terhadap laawan bicaranya.

Wakil Rektor bidang Admisi dan Kerja Sama Internasional Dr. Ama Suyanto mengatakan generasi milenial yang dituding cuek, malas, dan narsis bisa menjadi kunci keberhasilan bangsa memenangkan masa depan. Ama menegaskan, sentuhan budaya yang berbeda dan kemajuan teknologi bisa mewujudkan itu semua.

"Potensi kita justru ada di era hari ini, di mana usia produktif memuncaki ketersediaan sumber daya. Kalau kita (Universitas Telkom) tidak segera mengambil langkah, kita bisa kehilangan momentum pembentukan generasi yang luar biasa ini," kata Ama.

Sebagai pemeran utama pembangunan infrastruktur, ekonomi kreatif, dan ekonomi digital, generasi milenial harus mempersiapkan diri meningkatkan skill dan mental menghadapi tantangan besar.(idtalent.id)


(OJE)

Rekam Jejak Hakim Praperadilan Setya Novanto

Rekam Jejak Hakim Praperadilan Setya Novanto

43 minutes Ago

Wakil Ketua PN Jakarta Selatan Kusno ditunjuk sebagai Hakim Tunggal praperadilan Setya Novanto …

BERITA LAINNYA