Kalla Bayangkan Kampus jadi Industri

M Rodhi Aulia    •    Selasa, 18 Jul 2017 02:25 WIB
pendidikan
Kalla Bayangkan Kampus jadi Industri
Wakil Presiden Jusuf Kalla. MI/Panca Syurkani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla sadar perguruan tinggi (PT) didirikan atas dasar nonprofit. Namun, Kalla membayangkan, perguruan tinggi bisa menjadi sebuah industri.

"Dasar UU pendidikan itu nonprofit. Tapi pengalaman yang ada bahwa tidak mungkin pengembangan PT tanpa surplus. Cashflow," kata Kalla dalam sambutannya di pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) IV Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) di Bali, Senin 17 Juli 2017.

Menurut Kalla pengelolaan PT yang akhirnya menciptakan bisnis lain, tidak dapat dihindari. Itu jika memang berharap pengembangan PT menjadi lebih baik.

"Saya juga memahami PT swasta sama dengan banyak perusahaan. Itu terjadi masalah-masalah, khususnya di generasi kedua," ujar Kalla.

Kalla mengaku berupaya mendiskusikan permasalahan itu agar PTS ada keberlanjutan yang baik. Meskipun dasar pendirian PT nonprofit, lanjut Kalla, tapi tidak ada larangan untuk surplus.

Kalla mengatakan sebenarnya tak ada perbedaan antara surplus dengan profit. Perbedaannya, kata JK, hanya di penggunaan profit tersebut.

"Saya bilang, apakah mungkin nanti pada ujungnya, perguruan tinggi dikelola dengan dasar PT (perseroan terbatas). Karena mau tidak mau, perguruan tinggi juga sudah industri. Di luar negeri, orang datang ke Indonesia mengkampanyekan bagaimana studi di Australia, di Inggris, di Amerika, itu sudah seperti suatu perseroan terbatas, sebenarnya," beber dia.

Kalla menambahkan di Indonesia sejatinya terdapat dua model yayasan pendidikan. Pertama, yayasan atau PT swasta (PTS) yang ditopang oleh bisnis dan kedua, PTS yang menopang bisnis.

"Justru pengelolaan bisnis itu malah menyebabkan banyak PTS yang maju," pungkas dia.

 


(DRI)