Kemenpar Targetkan Peningkatan Wisatawan di Low Season

Ilham wibowo    •    Minggu, 23 Jul 2017 12:38 WIB
pariwisata
Kemenpar Targetkan Peningkatan Wisatawan di <i>Low Season</i>
BNI dan Garuda menyediakan paket wisata untuk mendukung pemenuhan target/MTVN/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan peningkatan wisatawan pada saat low season atau periode permintaan berpergian ke suatu tempat rendah. Paket wisata yang digalakkan diharapkan memenuhi target.  

"Destinasi wisata baru, wajib kita promosikan. Kita ditargetkan kunjungan wisata mancanegara 20 juta orang di tahun 2019," kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti di Hanggar 4 Garuda Maintenance Facility (GMF) Aeroasia, Jakarta, Minggu 23 Juli 2017.

Low season bisanya terjadi pada September dan Oktober. Anggaran wisatawan biasanya terkuras dan dialokasikan untuk biaya lain seperti pendidikan.

Esthi menuturkan, peningkatan jumlah wisatawan tersebut perlu dilakukan melalui event dan promo paket perjalanan. Harga yang terjangkau, kata dia, memungkinan wisatawan memenuhi kuota tempat wisata sepanjang waktu.

"Misalnya paket ke Pulau Komodo Rp5,6 juta, bisa dicicil dan cashback. Promosi juga perlu dimanfaatkan menutupi kunjungan di low season ini," ucap dia.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah bekerja sama dengan maskapai penerbanganan Garuda Indonesia dalam mengembangkan destinasi pariwisata Nusantara. Paket perjalanan telah disiapkan untuk tujuan lokasi yang menjadi sektor pengembangan wisata seperti Belitung, Labuanbajo, Malang, Padang, dan Banyuwangi.

Paket yang ditawarkan nantinya akan diberikan diskon Rp500 ribu per orang jika melakukan pembayaran dengan Kartu Kredit BNI Style Titanium. Paket itu juga dapat memperoleh diskon Rp250 ribu per orang jika bertransaksi menggunakan Kartu Kredit BNI Mastercard.

Kerja sama diharapkan membuahkan nilai yang baik bagi sektor pengembangan pariwisata. Selain itu, keterlibatan komunitas pegiat media sosial juga diharapkan bisa menambah nilai jual.  

"Destinasi yang ditawarkan sudah sejalan dengan apa yang menjadi prioritas kementrian," kata Esthy.


(OJE)