Pemerintah Diminta Percepat Penyelesaian Ketimpangan Ekonomi

Achmad Zulfikar Fazli    •    Senin, 17 Jul 2017 14:25 WIB
ekonomi indonesia
Pemerintah Diminta Percepat Penyelesaian Ketimpangan Ekonomi
Buya Syafii Maarif/MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Tokoh nasional Ahmad Syafii Maarif (Buya Syafii) meminta pemerintah mempercepat penyelesaian ketimpangan ekonomi di Tanah Air. Hal itu ia sampaikan saat menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

"Ini perlu cepat. Pemerintah sudah bekerja, tapi harus dipercepat. Sebab kalau tidak, ini timbul lagi nanti prahara sosial, Mei 1998. Itu kan hancur kita," tegas Buya Syafii di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin 17 Juli 2017.

Ia bersyukur Presiden sudah banyak mencabut izin usaha pihak konglomerat. Pemerintah, kata Buya, harus mulai memberdayakan kelompok usaha kecil dan menengah (UKM) untuk menyelesaikan persoalan itu.

Buya mengklaim telah bertemu dengan para konglomerat dan menyampaikan ketimpangan bisa menyulut amukan massa. Menurut dia, para konglomerat yang tak disebutkan namanya itu memahami persoalan tersebut.

"Jadi harus turun tangan konglomerat ini untuk ikut memberdayakan (UKM)," ucap dia.

Ia juga mengaku memiliki ide agar pengusaha di setiap kabupaten dan kota memiliki komitmen kerakyatan. Komitmen diperlukan agar pertumbuhan ekonomi berkeadilan bisa menjadi pedoman bersama.

"Presiden sama persis dengan saya. Ini cocok omongnya. Ini kan sisa masa lampau semua, sejak zaman Presiden Soeharto dulu. Jadi ada dua kekuatan yang pertama ketimpangan ini. Seperti jalan rumput kering yang rentan sekali dan bisa memicu macam-macam, pakai agama segala macam itu," beber dia.


(OJE)

Penyakit Novanto Kembali Bertambah

Penyakit Novanto Kembali Bertambah

1 hour Ago

Setyo menduga vertigo yang diderita Novanto berasal dari penyakit sinusitisnya.

BERITA LAINNYA