E-Government Terintegrasi Bisa Memangkas Pengeluaran Negara

   •    Rabu, 17 May 2017 15:16 WIB
reformasi birokrasi
<i>E-Government</i> Terintegrasi Bisa Memangkas Pengeluaran Negara
Menpan RB Asman Abnur/MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengklaim sistem e-Government antara pemerintah pusat dan daerah menghemat pengeluaran negara. Melalui sistem elektronik, pemerintah di masa mendatang hanya perlu membeli satu aplikasi untuk digunakan bersama.

"Hingga 2016 saja, belanja IT untuk penerapan e-Government di seluruh Indonesia sudah menghabiskan sekitar Rp16 triliun. Jadi kalau nanti diintegrasikan, kita mungkin bisa hilangkan biaya hingga setengahnya," kata Asman di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat,seperti dilansir Antara, Rabu 17 Mei 2017.

Ia menyebut, tak seharusnya masing-masing pemerintah, baik pusat maupun daerah, memiliki sistem sendiri. Begitu juga kementerian dan lembaga.

"Padahal ini bisa sharing," ucap dia.

Pemerintah Akan Terapkan E-Government Terintegrasi

Berdasarkan data Kemenpan-RB, 65 persen penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik ternyata dapat diintegrasikan secara nasional. Misal, sistem data kepegawaian yang memuat pangkat dan golongan.

"Aplikasi itu di pemda bisa disalin. Jadi tidak perlu dibeli lagi," ucap dia.

Namun, masih ada beberapa penerapan e-government yang dijalankan terpisah antara pusat dan daerah. "Yang 35 persen belum bisa diintegrasikan  itu bersifat khusus, seperti pengaturan perpajakan serta soal data intelijen," ucap  Asman.


(OJE)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

1 day Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA