Jokowi Harap Wisata Selat Karimata Dikenal Dunia

Wanda Indana    •    Sabtu, 15 Oct 2016 17:12 WIB
sail indonesia
Jokowi Harap Wisata Selat Karimata Dikenal Dunia
Presiden Joko Widodo melakukan prosesi penanaman pohon dalam rangka Sail Karimata 2016 di Pantai Pulau Datok, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar. Foto: MTVN/Wanda Indana

Metrotvnews.com, Sukadana: Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah menggencarkan promosi wisata bahari di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Hal itu disampaikan Presiden saat membuka acara puncak Sail Selat Karimata 2016.
 
"Saya minta promosinya digencarkan lagi, termasuk melalui sosial media. Sehingga, tempat-tempat yang indah bisa dikenal diseluruh tanah air dan dikenal di seluruh dunia," kata Jokowi di Pulau Datok, Sukadana, Kayong Utara, Sabtu (15/10/2016).
 
Jokowi mengatakan, Kabupaten Kayong Utara memiliki potensi alam yang pas untuk sektor pariwisata. Dengan berlangsungnya acara Sail Selat Karimata 2016, pertumbuhan ekonomi di daerah itu terus meningkat.
 
"Saya sudah tekankan beberapa kali kepada menteri-menteri, Sail ini harus jadi momentum kita bersama untuk menjaga, merawat dan memanfaatkan sumber daya alam laut dengan baik. Ini juga momentum bersama untuk jati diri kita sebagai bangsa bahari, mengembalikan kembali budaya bahari di tengah kita," kata Presiden.
 
Wakil Ketua Majelis Pemusyawatan Rakyat (MPR), Oesman Sapta Odang mengatakan, pembangunan infrastruktur terutama fasilitas transportasi belum maksimal. Akses menuju Sukadana, Kayong Utara, masih sulit.
 
"Kehadiran Presiden membuat pemerintah daerah dan kementerian terkait memberi perhatian lebih pada pembangunan di Kayong Utara," kata Oesman.
 
Oesman mengungkapkan, usulan pembangunan bandara di Kayong Utara sudah dilakukan pemerintah daerah. Namun, izin pembangunn belum dikeluarkan karena terkendala kondisi geografis.
 
"Kita akan doronga untuk pembangunan bandara. Sesuai kata Presiden, infrastruktur harus dibangun untuk mendorong pariwisata di sini," ujar Oesman.
 
Seperti diektahui, acara puncak Sail Selat Karimata 2016 dihadiri beberapa menteri Kabinet Kerja. Di antaranya, Menko Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.
 
Beragam kegiatan dilaksanakan pada acara puncak tersebut, antara lain demo Air Medevac (Evakuasi Medis Udara) oleh TNI AL , sailing pass kapal layar ringan (yacht) yang berasal dari 9 negara, demo terjun bebas (free fall), Heli Bolco yang membawa banner Sail Selat Karimata 2016, pameran produk unggulan daerah pesisir, serta tari kolosal yang akan dibawakan oleh 1000 pelajar dari Kabupaten Kayong Utara.
 
Pada acara itu, juga dilakukan penanaman pohon untuk pelestarian plasma nutfah, festival kuliner, kompetisi perahu naga, pembangunan sentra informasi Nelayan, lomba desain tenun khas Kalimantan, dan peresmian Masjid Raya Sukadana.


(FZN)