Ahok Harap Warga Tonton Lengkap Videonya di Kepulauan Seribu

LB Ciputri Hutabarat    •    Rabu, 30 Nov 2016 16:45 WIB
kasus hukum ahok
Ahok Harap Warga Tonton Lengkap Videonya di Kepulauan Seribu
Basuki Tjahaja Purnama -- MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Tersangka kasus dugaan penistaan agama Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama berharap masyarakat menonton secara lengkap video pidatonya saat di Kepulauan Seribu. Dengan begitu masyarakat bisa menilai obyektif.

"Karena rata-rata orang Jakarta tidak nonton video saya sampai full," kata Ahok di Rumah Lembang, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016).

Ahok menjelaskan, makna berbeda akan ditangkap masyarakat jika menonton video lengkap di Kepulauan Seribu yang berdurasi 6 menit dari 23 menit. Dia berharap, video utuh itu ditampilkan di persidangan.

"Kalau orang menyaksikan secara adil, saya yakin orang tidak menganggap saya menista agama," tegas Ahok.

Lagi-lagi, Ahok kembali meminta maaf kepada umat Muslim yang merasa tersinggung dengan ucapannya. Menurutnya, kegaduhan yang ada saat ini hanya salah paham.

"Tidak ada sama sekali niat saya untuk menistakan agama mana pun," tandas dia.

Bareskrim Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama pada 16 November 2016. Ahok dicegah ke luar negeri.

Ahok disangkakan Pasal 156 dan 156a KUHP juncto Pasal 28 ayat 4 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Penyidik mengambil kesimpulan setelah gelar perkara pada 15 November 2016.

Berkas kasus Ahok sudah dinyatakan lengkap atau P21. Persidangan kasus penistaan agama ini akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

(Baca: Belum juga Divonis, Ahok Sudah Ancang-ancang Banding)


(NIN)

Ahok Tegaskan tak Pernah Umbar Janji saat Kampanye

Ahok Tegaskan tak Pernah Umbar Janji saat Kampanye

28 minutes Ago

Dia menegaskan hanya menyampaikan kinerjanya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta defenit…

BERITA LAINNYA