Indonesia Bakal Hibahkan Gerbong Lawas ke Myanmar

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 19 Oct 2016 05:43 WIB
kereta api
Indonesia Bakal Hibahkan Gerbong Lawas ke Myanmar
Ilustrasi. (ANT/Zabur Karuru)

Metrotvnews.com, Yogyarta: Indonesia melalui PT Kereta Api Indonesia akan membantu operasional kereta api Myanmar dengan cara mengirimkan gerbong kereta yang sudah tua, namun masih layak digunakan.

Direktur Logistik dan Pengembangan PT KAI Budi Noviantoro mengatakan, Indonesia banyak memiliki gerbong-gerbong yang sudah berusia cukup tua namun masih bisa digunakan. Karena itu, Indonesia akan menghibahkannya ke Myanmar.

"Indonesia memiliki sekitar 600 gerbong kereta yang sudah berusia lebih dari 20 tahun. Ini yang akan kami kirimkan ke Myanmar untuk membantu kereta api di sana," kata Budi seperti yang dikutip Antara, Rabu (19/10/2016).

Menurutnya, PT KAI tidak serta merta mengirimkan gerbong kereta yang sudah tidak digunakan tersebut, tetapi akan melakukan rekondisi terlebih dulu terhadap gerbong yang akan dikirim agar bisa digunakan secara layak.

"Kami belum bisa memastikan waktunya. Namun kedua belah pihak terus mematangkan rencana ini. PT KAI pun sudah datang ke Myanmar untuk melihat secara langsung bagaimana kondisi di sana," katanya Budi. 

Moda transportasi kereta api di Myanmar belum berkembang dengan baik. Saat ini, kecepatan kereta api di Myanmar rata-rata adalah 30 kilometer per jam.

Jika gerbong bantuan dari Indonesia bisa digunakan di Myanmar, Budi berharap kecepatan kereta di Myanmar bisa ditingkatkan 100 persen menjadi sekitar 60 kilometer per jam.

Ia juga menyebut, bantuan ke Myanmar tersebut merupakan salah satu hasil jangka pendek dari pertemuan perusahaan operator kereta di Asia Tenggara (ARCEO) yang rutin digelar setiap tahun. 

Konferensi yang diikuti perusahaan operator kereta di Asia Tenggara tersebut dilakukan untuk membahas berbagai hal di anataranya adalah tantangan, kesempatan dan potensi kerja sama antar perusahaan operator kereta api di ASEAN.
 



(LDS)