Wakapolri Imbau Umat Muslim tak Terpecah

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 25 Nov 2016 23:40 WIB
unjuk rasa
Wakapolri Imbau Umat Muslim tak Terpecah
Aksi Jumat 4 November 2016.MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin mengimbau umat muslim agar tak gampang terprovokasi. Dia meminta warga Indonesia tetap berada satu barisan yang sama.

"Jangan sampai kita tercerai berai akibat masalah kecil," kata Syafruddin seperti dilansir dari Antara, Jumat (25/11/2016).

Pernyataan Syafruddin ini menyusul isu unjuk rasa yang akan dilakukan pada 2 Desember mendatang. Unjuk rasa itu masih dengan tuntutan yang sama: membawa Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke penjara.

Syafruddin meminta warga bersabar dengan proses hukum Ahok yang kini sedang berlangsung. Hal ini disampaikan Syafruddin saat bersilaturahmi dengan pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Buntet Cirebon, Jawa Barat Adib Rafiudin.

Dalam pertemuan itu Syafruddin juga menjelaskan Indonesia punya banyak sumber daya yang melimpah. Polisi jenderal bintang tiga itu pun meminta para tokoh agama, ulama, kiai dan habib turut menjaga limpahan sumber daya yang dimiliki Indonesia.

Mantan ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla itu mengungkapkan persoalan yang terjadi di Indonesia saat ini didalangi negara lain yang tidak senang dengan perkembangan Bangsa Indonesia.

Dengan kekayaan itu, kini Indonesia bisa maju dengan pesat. Namun dibalik kemajuan itu, dia menduga ada muncul negara lain yang tidak senang terhadap kemajuan tersebut. "Ada yang jealous (iri) dengan Indonesia," tandas Syafruddin.


(LDS)