Oxfam Kukuhkan Sembilan Perempuan Pejuang Pangan

Whisnu Mardiansyah    •    Minggu, 16 Oct 2016 14:23 WIB
pangan
Oxfam Kukuhkan Sembilan Perempuan Pejuang Pangan
Penganugerahan Perempuan Pejuang Pangan Oxfam 2016 di Bakoel Koffie, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 16 Oktober/MTVN/Whisnu Mardiansyah

Metrotvnews.com, Jakarta: Oxfam Indonesia mengukuhkan sembilan perempuan pejuang pangan pada Hari Pangan se-Dunia yang jatuh Minggu 16 Oktober 2016. Pengukuhan dilakukan setelah tim mengadakan penelusuran dan seleksi video yang diunggah.

Direktur Program Keadilan Ekonomi Oxfam di Indonesia Dini Widiastuti mengatakan, sembilan perempuan yang terpilih telah terbukti mampu menginspirasi komunitas di sekitarnya. Mereka juga mampu menjadi penggerak bidang pangan di tingkat dasar.

Sembilan perempuan itu mewakili wilayah Indonesia Timur hingga wilayah Indonesia Barat. Di antaranya Giyem (Pati), Ummi Kalsum (Aceh Besar), Seliwati (Luwu Utara), Daeng Karra (Makassar), Nurlina (Pangkep), Sri Rohani (Kebumen), Catur Rini (Bogor), Beatrix Rika (Sikka) dan Erna Leka (Tulang Bawang).

"Kepemimpinan mereka sangat menonjol," katanya dalam penganugerahan Perempuan Pejuang Pangan Oxfam 2016 di Bakoel Koffie, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (16/10/2016).

Menurut Dini, perempuan-perempuan  tersebut terlibat langsung mempertahankan lahan pertaniannya. Seperti penerapan pertanian dengan varietas lokal yang lebih adaptif terhadap iklim dan lingkungan setempat serta membudidayakan pertanian hidroponik untuk mengatasi sempitnya lahan.

Selain di sektor pertanian, perempuan pejuang pangan juga berperan di sektor pesisir. Mereka merestorasi hutan mangrove sebagai habitat ikan-ikan tangkapan nelayan.

"Berinvestasi pada perempuan pejuang pangan berkontribusi besar dalam upaya mengakhiri kelaparan di komunitas dan dapat menghindarkan masyarakat dari dampak perubahan iklim secara global," jelas Dini.

Direktur Eksekutif Rimbawan Muda undonesia (RMI) Mardha Tillah mengatakan, acara penganugrahan ini untuk memancing dan memberi ruang bagi generasi muda agar dapat bersentuhan dengan isu pangan.

Selama ini masih ada anggapan perempuan hanya berperan kecil dalam rantai pangan. Namun, melalui kompetisi video dan penelusuran para tokoh menceritakan sisi lain peran perempuan dalam dunia pangan.

Dalam penyelenggaraan event kompetisi video anak muda, Oxfam di Indonesia bekerja sama dengan Rimbawan Muda Indonesia (RMI). Secara keseluruhan, panitia menerima 48 nama nominasi perempuan pejuang pangan dari seluruh Indonesia. Sebanyak 34 nominasi diperoleh lewat kompetisi video anak muda dan 14 melalui penelusuran tokoh.

Dari 48 nominasi yang masuk persentase terbesar berasal dari Pulau Jawa (63%), Sumatera (12%), Sulawesi (8%), Nusa Tenggara (15%), dan Kalimantan (2%). Sedangkan subsektor pertanian para kandidat adalah pertanian 75% nelayan (17%) dan urban farming 6%.


(OJE)

Bacakan Pledoi, Andi Narogong Minta Maaf

Bacakan Pledoi, Andi Narogong Minta Maaf

4 hours Ago

Jakarta: Terdakwa korupsi pengadaan KTP elektronik tahun anggaran 2011-2013 Andi Narogong memba…

BERITA LAINNYA