Pentingnya Sistem Informasi Terintegrasi dalam Penanggulangan Bencana

Lis Pratiwi    •    Jumat, 19 May 2017 06:04 WIB
penanggulangan bencana
Pentingnya Sistem Informasi Terintegrasi dalam Penanggulangan Bencana
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menilai pemanfaatan sistem informasi yang maksimal merupakan hal yang penting dalam rangga penanggulangan bencana.

'Saat ini BNPB sudah memiliki sistem informasi terkait kebencanaan yang bisa mendukung masalah bencana hidrologi dan meteorologi,' ungkap Kasi Mitigasi Nonstruktur BNPB, Pratomo Cahyo Nugroho dalam Diskusi Publik di Jakarta Barat, Kamis 18 Mei 2017.

BNPB memiliki beberapa portal yang menghasilkan informasi-informasi terkait kajian resiko bencana yang bisa dimanfaatkan pemerintah daerah.

Salah satunya adalah inaRisk (www.inarisk.bnbp.go.id). Portal ini menyajikan informasi penanggulangan bencana mulai dari jumlah daerah, jumlah desa, kerusakan, dan lain sebagainya. Selain itu, ada pula inAware (www.inaware.bnpb.go.id) sebagai sistem peringatan dini yang bisa menjadi pintu masuk sistem informasi.

Menurut Cahyo,  sistem informasi mengenai tata kota sumber daya air harus sinkron, bahkan diharapkan terjadi kolaborasi data. Data tata kelola air juga bisa terintegrasi dengan data resiko. Saat ini, kata dia, data yang ada smasih banyak yang belum diperbarui seperti data curah hujan dan data lain yang sangat dibutuhkan.

Selain itu, Cahyo bilang, BNPB juga telah bekerjasama dengan tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk membuat prediksi curah hujan.

"Bisa curah hujan harian, bisa tiga jam-an, sehingga itu menjadi sistem peringatan dini untuk pemerintah daerah. Itu juga bisa dimanfaatkan,' ujar Cahyo.

Terkait kolaborasi data BNPB juga menyiapkan kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan. Jadi sekarang bisa dilihat jika sekolah atau rumah sakit memiliki resiko bencana tertentu.

 


(SCI)