Tim Pendaki Media Group Tiba di Tembagapura.

   •    Kamis, 10 Aug 2017 07:38 WIB
media group
Tim Pendaki Media Group Tiba di Tembagapura.
Suasana diskusi dan pemberian materi keselamatan oleh tim Emergency Preparednes Responses PT Freeport Indonesia kepda pendaki Media Grup di Tembagapura. (Foto: Briyan Hendro)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim pendaki Media Group yang akan meliput Ekspedisi Polwan ke puncak tertinggi Indonesia, Carstensz Pyramid, mulai meninggalkan Timika, Rabu 9 Agustus 2017. Tim menuju kota Tembagapura menggunakan bus antipeluru milik PT Freeport Indonesia (PTFI). Tepat pukul 15.30 WIT, tim memasuki kota Tembagapura. 

Tim pendaki Media Group yang beranggotakan Briyan B Hendro (Media Indonesia), Edy Prasetyo, Wildan Indrawan, Marshalina Gita, dan Minanty Ayu Prasasti (Metro TV) disambut General Superintendent Underground Mine Rescue di Emergency Preparednes Responses (EPR) Fire Station PTFI, Mulyadi.

Selain berkoordinasi dengan tim EPR PTFI, tim pendaki Media Group juga mendapatkan materi mengenai aspek keamanan berkegiatan di ketinggian lebih dari 4.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Selain medan pendakian yang sulit, penyakit ketinggian atau Acute Mountain Sickness (AMS) memang menghantui para pendaki yang akan menggapai puncak Carstensz yang memiliki ketinggian 4.884 mdpl. Tim pendaki Media Group pun juga harus mengecek ulang perlengkapan pendakian didampingi tim EPR PTFI. 

"Semua materi dan prosedur ini sudah sesuai standar internasional. Jadi, semuanya ini juga untuk keselamatan teman-teman semua," tegas Mulyadi.

Malam ini, tim pendaki Media Group bermalam di Mile 72, Ridge camp, Tembagapura, di ketinggian sekitar 2.200 mdpl. Rencananya, besok pagi tim pendaki Media Group akan tes kesehatan di Rumah Sakit Tembagapura. Lalu, tim akan bergabung ke tim Polwan yang telah lebih dahulu berada di Bali Dump dengan ketinggian sekitar 4.200 mdpl. (Briyan B Hendro)                     


(LDS)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

3 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA