Grab Kesulitan Menguji KIR Armadanya di Daerah

Arga sumantri    •    Minggu, 05 Nov 2017 22:53 WIB
polemik taksi online
Grab Kesulitan Menguji KIR Armadanya di Daerah
Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata. (Foto: MI/Adam Dwi).

Metrotvnews.com, Jakarta: Manajemen Grab sepakat dengan kebijakan wajib uji KIR bagi armada taksi berbasis aplikasi online. Namun, manajemen Grab mengaku belum semua daerah menerima aturan itu.

Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, di luar Jakarta, masih ada daerah yang belum menerima uji KIR untuk taksi online.

"Ada daerah yang belum bisa uji KIR. Saya tidak bisa sebutkan di mana. Ada yang sudah berjalan, ada yang belum," kata Ridzki di kantor uji KIR Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu 5 November 2017.

Ridzki mengatakan, ada beberapa hal yang membuat praktek uji KIR di daerah masih belum dilakukan. Pertama, standar kelayakan kendaraan yang ditetapkan pemerintah masih belum pasti.

"Kedua, masalah biaya. Ada biaya yang berbeda, tapi itu sesuai Perda. Kita harus mencocokannya dengan perda masing-masing daerah," ungkapnya.

(Baca juga: Taksi Online Diberi Waktu 3 Bulan Penuhi Syarat Beroperasi)

Kemudian, Ridzki juga menilai sosialisasi penerapan uji KIR bagi taksi online masih kurang. Ia berharap pemerintah terus menggenjot sosialisasi di daerah.

"Karena masih ada beberapa tempat masih ragu-ragu. Belum menyediakan uji KIR, sebetulnya driver online ingin melakukan uji KIR," ucapnya.

(Baca juga: 10 Ribu Taksi Online di Jakarta Sudah Uji KIR)

Ridzki mengklaim, khusus di Jakarta, sekitar 9.500 armada Grab sudah melakukan uji KIR. Jumlah ini diklaim terbesar di Ibu Kota ketimbang aplikator lain. Namun, ia tidak bisa menyebut jumlah pasti total armada yang bergabung sebagai mitra.

"Saya tidak bisa menyebutkan secara tepat. Tapi kami berkomunikasi langsung dengan Kemenhub untuk masalah ini. Saat ini sudah ada ratusan ribu (mitra Grab) untuk seluruh Indonesia," ujarnya.


(HUS)

KPK Tunggu Pemberitahuan Praperadilan Fredrich

KPK Tunggu Pemberitahuan Praperadilan Fredrich

5 hours Ago

Hingga kini KPK masih fokus menuntaskan proses penyidikan kasus merintangi perkara korupsi KTP-…

BERITA LAINNYA