Amankan Aksi, Mabes Polri Datangkan 200 Personil ke Kalbar

Agung Widura    •    Jumat, 19 May 2017 04:39 WIB
aksi
Amankan Aksi, Mabes Polri Datangkan 200 Personil ke Kalbar
kesatuan pasukan pelopor resimen kelapa II Brimob kelapa dua Mabes Polri. MTVN/ Agung Widura

Metrotvnews.com, Pontianak: Sebanyak 200 personil dari kesatuan pasukan pelopor resimen kelapa II Brimob kelapa dua Mabes Polri, tiba di Bandara? Supadio, Pontianak pada Kamis 18 Mei 2017 malam.

Kedatangan ratusan personil ini merupakan bantuan dari Mabes Polri untuk? melakukan pengamanan antisipasi aksi massa pada tanggal 20 Mei mendatang, yang mana beredar informasi di tanggal tersebut akan adanya pergerakan massa dalam jumlah besar yang bertepatan dengan acara Gawai Dayak.

Kombes Pol H Agus Tri Heriyanto selaku Komandan Satuan Brimob Polda Kalbar mengungkapkan, ada 200 personil yang didatangkan oleh Mabes Polri untuk diperbantukan pengamanan aksi 20 Mei oleh kedua kelompok massa.

"Untuk pengiriman personil dibagi menjadi dua rombongan kedatangan di bandara Supadio, yang pertama sebanyak 11 orang dan rombongan kedua nantinya 189 orang menggunakan pesawat komersial", kata Kombes Pol Agus Tri Heriyanto, saat dijumpai di Bandara Supadio.

Nantinya ratusan personil ini akan ditempatkan SPN Pontianak dan renanya pasukan elit kepolisian ini berada di kalbar selama satu minggu hingga tanggal 25 Mei mendatang, dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warga kalbar. Selain itu ratusan personil ini akan ditempatkan di dua titik kumpul kerumunan massa oleh kedua kelompok.

"Nanti ratusan personil bantuan ini akan ditempatkan di masjid Mujahidin dan rumah adat radangk yang mana menjadi titik kumpul kerumunan massa", ujar dia.

Dalam pengamanan aksi tanggal 20 Mei, Agus pastikan akan menggunakan secara persuasif kepada kedua kelompok massa tersebut jika adanya masih dinilai kondusif.

"Selama aksi bisa kita atur, kami akan akan menggunakan secara persuasif selama aksi tersebut", tegas dia

Sebelumnya aksi 20 Mei dilatari oleh sekolompok massa yang tidak terima ulama mereka dipulangkan secara paksa oleh petugas kepolisian dimana sebelumnya Gubernur Kalbar Cornelis, menolak kedatangan para ulama tersebut yang dinilainya mengandung provokasi kepada umat muslim di kabupaten Mempawah beberapa waktu yang lalu demi menjaga kesatuan NKRI.


(SCI)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

8 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA