Bappenas Ajak Semua Pihak Atasi Gizi Buruk

Fauzan Hilal    •    Kamis, 10 Aug 2017 12:11 WIB
gizi kurang
Bappenas Ajak Semua Pihak Atasi Gizi Buruk
Ilustrasi. Foto: Antara/Novrian

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengajak semua pihak ikut menangani masalah gizi buruk di Tanah Air. Sebab, masalah itu hanya bisa selesai jika ditangani melalui kerja sama antara berbagai pemangku kepentingan.
 
Deputi Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Subandi Sardjoko, mengatakan, beban gizi ganda merupakan tantangan bagi sumber daya manusia Indonesia.

Baca: 194 Balita di Bekasi Menderita Gizi Buruk, 5 Meninggal

Hal ini perlu menjadi perhatian mengingat Indonesia harus memupuk daya saing sumber daya manusia yang dapat berkompetisi di tingkat regional maupun global.
 
“Untuk itu keberadaan sumber pangan dan nutrisi yang terjangkau akan sangat membantu masyarakat meningkatkan kualitas gizi mereka,” kata Subandi dalam keterangan tertulisnya, Kamis 10 Agutus 2017.
 
Menurutnya, ketersediaan produk-produk pangan bernutrisi baik dengan harga terjangkau akan sangat membantu sebagian besar masyarakat di tengah daya beli yang terbatas.
 
Perbaikan gizi masyarakat melalui asupan nutrisi yang terjangkau dipercaya akan efektif meningkatkan sekaligus mempertahankan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia yang baru saja memasuki kategori Tinggi.

Baca: 105 Kasus Gizi Buruk Ditemukan di Medan

Sementara itu, Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Ahmad Syafiq menambahkan, salah satu sumber nutrisi yang penting bagi masyarakat adalah susu. Keberadaan susu yang terjangkau akan sangat membantu dalam peningkatan gizi masyarakat dalam skala yang luas.
 
"Energi ini dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan protein baru, asam nukleat, DNA, dan lain-lain," kata Syafiq.




(FZN)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

3 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA