Tahun Depan, Menhub Ingin Alihkan Pemudik Jalur Darat ke Udara dan Laut

Intan fauzi    •    Kamis, 06 Jul 2017 22:51 WIB
mudik lebaran
Tahun Depan, Menhub Ingin Alihkan Pemudik Jalur Darat ke Udara dan Laut
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. ANT/M Iqbal.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ingin mengalihkan pemudik yang melewati jalur darat ke jalur udara dan laut pada mudik tahun 2018. Hal itu dimungkinkan melihat pertumbuhan sarana pesawat yang mendekati 10 persen.

"Jadi ada shifting dari darat ke udara, dan shifting ke laut," kata Budi di Gedung Sekretariat Negara, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Kamis 6 Juli 2017.

Budi menjelaskan, sarana udara masih mempunyai ruang yang besar dengan pemberian slot tambahan selama dua jam. Dalam dua jam itu, pesawat mampu mengangkut lebih dari 200ribu penumpang. 

"Laut juga demikian," ujarnya.


Pemudik menggunakan kendaraan roda dua sedang mengantre untuk memasuki kapal di Pelabuhan Merak. ANT/Sigid Kurniawan.

Meski begitu, Budi tak akan membiarkan sarana dan prasarana jalur darat. Menurut Budi, angkutan bus memiliki keunggulan tersendiri dibanding angkutan mudik lainnya.

"Dengan kita melakukan perbaikan bus dan terminalnya, kita harapkan ada satu keinginan untuk menggunakan bus. Bus punya keunggulan point to point. Misal sampai ke Banyuwangi bisa di depan rumah kita langsung. Kita akan kembangkan competitiveness-nya," terang Budi.


Pemudik yang menggunakan kereta api tengah menunggu di ruang tunggu Stasiun Gambir. ANT/M Adimaja.

Untuk kereta api, Kemenhub akan memperbaiki sistem signal kereta api di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Dengan begitu, dia optimistis kapasitas kereta api bisa meningkat sampai 40 persen.

"Untuk long term kita buat kereta semi cepat dari Jakarta ke Surabaya," ujar Budi.


(DRI)