Menhan dan PBNU Sepakat Bersinergi Memperkuat Pertahanan Bangsa

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 14 Sep 2017 01:40 WIB
pertahanan negara
Menhan dan PBNU Sepakat Bersinergi Memperkuat Pertahanan Bangsa
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj (tengah) berbincang dengan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kiri) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan). (Foto: Antara/M Agung Rajasa).

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengunjungi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kunjungan yang disambut langsung Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj dan jajaran ini membahas persoalan kebangsaan dan memperkuat pertahanan bangsa.

Ryamizard mengatakan, Indonesia harus siap menghadapi era globalisasi saat ini. Ryamizard tidak ingin Indonesia kalah bersaing dengan bangsa lain dalam era globalisasi tersebut.

"Dalam persaingan di era globalisasi, yang kuat keluar sebagai pemenang akan menjadi pemimpin serta pasti akan menjajah. Sementara yang lemah akan kalah dan menjadi pecundang dan akan terus terjajah," kata Ryamizard di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu 13 September 2017.

Persaingan yang dinamis ini, lanjut Ryamizard, dapat berdampak terhadap perubahan berbagai sektor. Antara lain sistem politik, hukum, mental dan budaya, serta penghayatan terhadap ideologi suatu bangsa

Ryamizard berharap peran aktif dan sinergi semua elemen bangsa Indonesia untuk memenangkan persaingan tersebut. Di antaranya kepada salah satu ormas keagamaan terbesar di Indonesia, PBNU.

Dalam kesempatan ini, Wasekjen PBNU Hery Haryanto Azumi menegaskan, pihaknya siap bersinergi dengan Kemenhan. Sinergisitas demi memperkuat pertahanan dan kedaulatan bangsa.

"Upaya memperkuat pertahanan dan kedaulatan bangsa memang tidak bisa dikerjakan satu kelompok. Butuh upaya semua elemen bangsa. NU memang punya tanggung jawab itu, namun tentu harus didukung semua pihak," kata Hery.


(HUS)

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

2 hours Ago

Langkah tersebut tercantum dalam ketentuan Pasal 65 KUHAP terkait dengan pemanggilan saksi meri…

BERITA LAINNYA