Kembali Dihidupkan, Ini Penampakan Air Mancur Cantik di Monas

Nicky Widadio    •    Sabtu, 12 Aug 2017 23:19 WIB
monas
Kembali Dihidupkan, Ini Penampakan Air Mancur Cantik di Monas
Tampilan pertunjukan air mancur di Monas. MI/ Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Bak menari, gerak air lenggak lenggok mengikuti alunan musik. Warna warninya menarik dipandang mata. Delapan tahun sudah pertunjukan air mancur musikal ini vakum hingga akhirnya kembali menghibur warga Jakarta.

Tembang 'Tanah Airku' menjadi yang pertama mengalun bersama air mancur menari pasca terbengkalai sejak 2009. Kini, air mancur Pesona Monas kembali hadir dengan nama barunya, Monas Jakarta Fountain.

Aransemen musik dari musisi Addie MS dipilih menjadi pengiring ketika pertunjukan dimainkan. Di antara tembang yang dimainkan, ialah 'Keroncong Kemayoran', 'Si Jali Jali', hingga 'Manuk Dadali'. Dengan kendali dari sebuah piano, air mancur pun menari ke sana kemari, mengikuti detak musik pengiringnya.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat turut hadir meresmikan hadir kembalinya Monas Jakarta Fountain. Dalam sambutannya, Djarot berujar, "ayo kita lihat Djarot yang lain" kata dia, Sabtu 12 Agustus 2017 malam.


Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meresmikan kembali Monas Jakarta Fountain atau pertunjukan air mancur di Monas yang telah lama vakum. MI/ Ramdani

Lalu tiba-tiba, muncul video Djarot mengucapkan selamat menikmati pertunjukan kepada warga Jakarta bak di layar kaca. Tidak ada layar LCD di tengah kolam. Apa yang ditampilkan ialah screen water, dimana air mancur berubah menjadi sebuah layar yang menampilkan gambar visual.


Tampilan pertunjukan air mancur di Monas. MI/ Ramdani

Djarot menyampaikan, mulai 12 Agustus 2017, Monas Jakarta Fountain akan menghibur pengunjung Monas setiap Sabtu dan Minggu malam. Pertunjukan dimulai pada pukul 19.30 WIB dan pertunjukan kedua pada pukul 20.30 WIB. Dalam satu kali pertunjukan, air mancur akan menampikan lima hingga enam lagu. Pertunjukan pun dapat dinikmati secara gratis.

Namun, operasional Monas Jakarta Fountain kali ini ternyata belum berjalan 100 persen maksimal. Kepala Tata Usaha Kantor Pengelola Kawasan Monas Arista Nurbaya menyebut operasional kali ini baru 60 hingga 70 persen dari performa maksimalnya. Saat ini, gerak gerik air dikontrol menggunakan sebuah piano, agar mengikuti alunan musiknya.


Tampilan pertunjukan air mancur di Monas. MI/ Ramdani

"Ke depannya kita rancang pakai program, ada laser, lightingnya lebih bagus, beberapa pompa harua diganti agar 100 persen. Sekarang kita yang penting menyelamatkan aset daerah untuk masyarakat," ujar dia.

Kehadiran sejumlah fasilitas di Monas, lanjut Djarot, utamanya air mancur menari ini akan menjadi kebanggaan serta menghibur warga DKI Jakarta. Semarak Monas pun kini kian bertambah.

"Semoga kehadiran air mancur ini menjadi hiburan bagi warga Jakarta, juga masyarakat Indonesia," tutur Djarot.


(SCI)