Akibat Miras Oplosan, 33 Korban Tewas di Jadetabek

Eko Nordiansyah    •    Minggu, 15 Apr 2018 14:20 WIB
miras oplosan
Akibat Miras Oplosan, 33 Korban Tewas di Jadetabek
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. (Foto: Antara/Reno Esnir).

Jakarta: Polda Metro Jaya menyebut sebanyak 33 korban tewas akibat minuman keras (miras) oplosan. Jumlah korban tewas itu tersebar di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek).

"Keseluruhan yang kita data kemarin, update ada 33 (orang) yang meninggal," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono ditemui di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu, 15 April 2018.

(Baca juga: Dua Pabrik Miras Palsu di Tangerang Digerebek)

Teranyar, dua orang tewas akibat miras oplosan terjadi di Tangerang Selatan. Polisi telah mengamankan pelaku dan sejumlah barang bukti.

"Pelaku yang di Tangerang Selatan itu sudah kita tangkap, ada lima orang. Dia memproduksi untuk jenis dari mansion dan satu lagi ada minumam keras sejenis, selain mansion ada satu lagi ya," jelas dia.

(Baca juga: Polisi Sarankan Perda Terkait Miras Dipertegas)

Argo menyebut para pelaku mengemas miras oplosan dalam kemasan botol miras asli. Ia mengajak pihak kepolisian mendalami maraknya kasus tersebut.

"Itu dia menggunakan botol-botol yang kosong sesuai dengan merek itu kemudian dioplos sendiri. Kemudian ditutup dengan dilak sendiri dengan alat sehingga seolah-olah dia itu asli," tuturnya.




(HUS)