Kemensos Gelar Rakortek Demi Bantuan Merata dan Tepat Sasaran

Rosa Anggreati    •    Jumat, 14 Sep 2018 12:32 WIB
Berita Kemensos
Kemensos Gelar Rakortek Demi Bantuan Merata dan Tepat Sasaran
Kementerian Sosial melalui Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) menggelar rapat koordinasi teknis Bantuan Sosial Pangan Rastra dan BPNT Wilayah 1 (Foto:Dok)

Bogor: Masih dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Indonesia, Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) menggelar rapat koordinasi Teknis (rakortek) Bantuan Sosial Pangan Rastra dan BPNT Wilayah 1.

Rakortek yang digelar di Icon Hotel, Bogor, Provinsi Jawa Barat pada 13-15 September 2018, itu bertujuan agar bantuan tepat sasaran, sekaligus menjalin silaturahmi antar peserta rakor.

Peserta rakor berasal dari 181 kabupaten/kota yang melibatkan tim koordinator teknis (kortek) di wilayah 1 yakni Jawa Barat dan Pulau Sumatera.

"Tujuan diadakannya rakortek ini adalah untuk menjalin silaturahmi dan menambah ilmu untuk para kortek, mengingat baru pertama kali diadakan rapat koordinasi teknis," kata Direktur Pedesaan Naziarto pada saat pembukaan rakortek.

Melalui rakortek bertema "Penyaluran Bansos Pangan yang Cepat, Tepat, dan Akurat untuk Kesejahteraan Rakyat," ini  diharapkan rakortek lebih sukses daripada sebelumnya. 

Diharapkan pula, data yang dikumpulkan lebih akurat dengan dibantu kadis untuk berkoodinasi dengan kepala desa, kelurahan, kecamatan, dan wali kota. "Tujuannya agar pembagian Bansos Rastra bisa merata dan sesuai data," kata Naziarto.

 

Verifikasi dan validasi data sangat penting untuk mengurangi kesalahan sasaran penerima program. Kehadiran data terpadu yang telah didukung dengan by name by addres ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas penetapan sasaran program-program perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, perencanaan program, termasuk penggunaan anggaran dan sumber daya manusia.

Berdasarkan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 32/HUK/2016, telah ditetapkan Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin sebesar 92.994.742 jiwa yang diasumsikan 40 persen dari jumlah penduduk berpenghasilan rendah.



Pada 2018, pemerintah menargetkan sebanyak 15.498.936 keluarga penerima manfaat (KPM) akan mendapatkan bantuan sosial pangan selama 12 bulan. 

Untuk memudahkan pelaksanaan, Kemensos menetapkan wilayah kerja sasaran yang dibagi dalam tiga wilayah, yakni Wilayah I meliputi pulau Sumatera dan Jawa Barat menjadi sasaran Direktorat Penanganan Fakir Miskin Perdesaan; Wilayah II meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, DIY, Kalimantan, dan Nusa Tenggara menjadi sasaran Direktorat Penanganan Fakir Miskin Perkotaan; dan Wilayah III meliputi Jawa Timur, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat menjadi sasaran Direktorat Penanganan Fakir Miskin Pesisir, Perbatasan Antar Negara dan Pulau-Pulau Kecil.


(ROS)