Panglima TNI Ajak Tokoh Agama Halau Radikalisme

   •    Jumat, 08 Jun 2018 18:46 WIB
Tangkal Radikalisme
Panglima TNI Ajak Tokoh Agama Halau Radikalisme
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersilaturahmi dengan forkopimda dan tokoh agama Yogyakarta, Kamis, 7 Juni 2018. Foto: Mabes TNI

Yogyakarta: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengajak tokoh agama menghalau radikalisme. Apalagi dalam waktu dekat ini Indonesia akan menyelenggarakan sejumlah hajatan besar.

“Mari bersatu menghalau radikalisme agar tak masuk dan menyebar di wilayah NKRI. TNI dan Polri sudah berjanji untuk mengamankan NKRI ini,” kata Hadi melalui surat elektronik, Jumat, 8 Juni 2018.

Untuk menanggulangi ancaman radikalisme, kata Hadi, TNI dan Polri tidak akan mampu melaksanakan sendiri. Menurutnya, komponen bangsa lain yaitu kiai, alim ulama, ustaz, tokoh masyarakat, dan tokoh agama harus turut membantu.

“Mari merapatkan barisan untuk bisa menjaga NKRI ini menjadi negara yang aman dan damai,” katanya.

Panglima melaksanakan silaturahmi dengan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) dan sejumlah tokoh agama. Hadir Pimpinan Majelis Dzikir Hubbul Wathon Yogyakarta KH Irfa’i Nahrowi dan KH Hanif Muslih, serta tokoh masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Silaturahmi bertempat di ruang Jupiter, Skadron Pendidikan 101 Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Kamis 7 Juni 2018 malam.

Dalam sambutannya, Panglima mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat luas dengan belasan ribu pulau. "Jaga kesatuan dan persatuan agar bangsa ini tidak pecah dari berbagai ancaman, terutama radikalisme."

Hadi juga mengajak masyarakat ikut membantu mengamankan kegiatan-kegiatan penting seperti Asian Games, pilkada serentak di 171 daerah, dan IMF-World Bank Annual Meeting di Bali.  

"Semuanya adalah even yang sangat besar dan bergengsi. Dunia akan melihat apakah Indonesia ini aman dan layak untuk menyelenggarakan even. Mari kita jaga bersama,” kata dia.

Baca: Radikalisme Menginfeksi melalui Media Sosial

Pengasuh Pondok Pesantren Sleman KH Azhari Abta mengatakan kiai akan mendukung langkah-langkah TNI dan Polri dalam rangka menegakkan NKRI, mempertahankan UUD 45, dan Pancasila. Termasuk memerangi terorisme, ekstremisme, dan radikalisme.

“Para kiai meyakini bahwa kebatilan akan hancur dan membawa kebenaran. Jangan ragu dan jangan takut, teruslah melangkah,” ucapnya.




(UWA)